Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Apa Saja Tahapan Startup hingga Unicorn? Ini Penjelasan Lengkapnya

Berikut ini penjelasan lengkap mengenai tahapan startup menjadi unicorn.
Jessica Gabriela Soehandoko
Jessica Gabriela Soehandoko - Bisnis.com 03 Februari 2022  |  10:49 WIB
Ilustrasi startup
Ilustrasi startup

Bisnis.com, JAKARTA - Istilah unicorn sering disebutkan atau didengar di dunia startup. Tentunya terdapat beberapa tahapan tertentu, sehingga startup dapat masuk kedalam kategori unicorn.

Tahap unicorn sendiri adalah periode dimana startup telah mencapai kecocokan produk atau pasar, dan tumbuh dengan cepat. Biasanya, tahapan unicorn sering didambakan terutama oleh perusahaan besar, dikarenakan potensi mereka untuk berkembang lebih jauh.

Terdapat banyak faktor yang menentukan startup dapat tumbuh dengan cepat. Biasanya yang terpenting adalah kualitas produk atau layanan, permintaan, jumlah pendanaan dan dukungan dari investor. Airbnb, Uber dan Stripe menjadi salah satu startup yang bertumbuh dengan cepat akhir-akhir ini.

Untuk mencapai tahap unicorn, Anda perlu melewati berbagai tahapan hingga dapat mengumpulkan lebih dari US$100 juta dari investor. Tentunya tahapan dari setiap startup berbeda-beda.

Dilansir dari Cemex Ventures, berikut merupakan 5 tahapan di dalam startup yang sering dilewati sebelum menjadi unicron.

1. Pre-seed stage

Fase ini disebut sebagai fase pra-benih, atau dianggap sebagai fase ide. Dalam tahapan ini, Anda perlu memiliki ide dan meyakinkan orang untuk melakukannya bersama Anda.

Dalam tahap ini, analisa menjadi hal yang penting seperti pasar, biaya peluang, pertimbangan alternatif, pesaing, dan mendengarkan pelanggan potensial.

2. Seed stage

Tahapan ini adalah memvalidasi model bisnis. Fase ini mencari materialisasi pertama dari sebuah startup.

Hal ini dapat dilakukan melalui pengembangan prototipe, yang merupakan eksperimen kecil yang dilakukan untuk memvalidasi ide awal yang menjadi dasar sebuah startup.

3. Early stage

Tahap awal menunjukkan awal dari fase di mana ide dibiarkan berkembang hingga menjadi produk atau layanan di pasar.

Tentunya tes ini tidak akan menjadi versi final, namun diuji untuk melihatnya sebagai produk minimum yang layak (Minimum Viable Product).

4. Growth stage

Dalam tahap ini, maka permintaan pasar sedang kuat atau terpenuhi dengan layanan yang Anda tawarkan.
Artinya, akan ada peningkatan dalam hal pelanggan baru, pelanggan yang memesan kembali dan lainnya.
Profitabilitas di sini adalah yang terpenting. Ini adalah saat tim mulai tumbuh, dan perekrutan dimulai.

5. Expansion phase

Dalam fase ini, perusahaan telah berkembang dalam eksekusi model bisnis yang terus bergerak maju, dan mempertimbangkan tujuan yang lebih ambisius seperti internasional, ekspansi ke sektor lain, ataupun perekrutan profesional baru.

1 dari 2 halaman

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

StartUp
Editor : Setyo Puji Santoso

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top