Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tiga Sineas Bagikan Kiat Cara Mudah Membuat Sinopsis Film Pendek

Yang paling penting dalam membuat sinopsis adalah kita tahu dia siapa, apa yang dia mau, apa yang terjadi sama dia, dia ngapain sih untuk mendapatkan apa yang dia mau, dan bagaimana cerita itu berakhir.
Ni Luh Anggela
Ni Luh Anggela - Bisnis.com 23 Februari 2022  |  21:42 WIB
Ilustrasi film - Dribbble
Ilustrasi film - Dribbble

Bisnis.com, JAKARTA - Tiga sineas muda Indonesia sekaligus juri dalam Kompetisi Film Pendek Prakerja Adhyatmika, Rein Maychaelson dan Riza Pahlevi membagikan beberapa kiat membuat sinopsis film pendek.

Pasalnya, sinopsis menjadi salah satu syarat dalam lomba yang digelar oleh Program Kartu Prakerja ini.

Riza Pahlevi mengatakan, sinopsis merupakan rangkuman cerita atau alur cerita secara padat.

“Kalau kita harus bikin film pendek berdurasi 15-10 menit, maka sinopsisnya pun harus singkat saja. Maksimal tiga paragraf atau satu halaman,”kata Riza dalam Ngobrol Santai Kompetisi Film Pendek Kartu Prakerja, dikutip Rabu (23/2/2022).

Lebih lanjut Riza menyampaikan bahwa dalam film dikenal istilah ‘drama tiga babak’, yang berisi pengenalan, puncak konflik, hingga resolusi konflik. Misalnya, dimulai dari pengenalan tokoh yang kuat, kemudian dilanjutkan ke tujuan tokoh dalam film dan halangan yang ditemui.

Sutradara film pendek berjudul 'Makmum' itu menjelaskan, sebelum masuk ke sinopsis, para pembuat film biasa membuat logline atau premis singkat mengenai arah jalan cerita film.

"Tapi sebenarnya logline itu inti dari ceritanya. Kalau saya sendiri biasanya menuliskan dalam satu kalimat. Simpelnya adalah tokohnya siapa, tujuan tokoh di film itu apa dan dan lanjut ke masalah dan pemecahannya," terangnya.

Dari longline tersebut, barulah bisa dikembangkan menjadi sinopsis.

“Dari situ kemudian masuk ke sinopsis. Ada nama tokohnya, dan sebagainya. Kemudian nanti di paragraf ketiga [sinopsis] juga kita jabarkan endingnya seperti apa," paparnya.

Rein Maychaelson juga menambahkan, bahwa sebaiknya pembuatan sinopsis berangkat dari sudut pandang orang ketiga, bukan dari sudut pandang orang pertama.

Dia menilai, bila berangkat dari sudut pandang orang pertama, maka sinopsis lebih ke 'curhat', bukan sinopsis sebagai sebuah cerita.

Tidak ketinggalan, Adhyatmika juga membagikan tips dalam membuat sinopsis.

"Kalau dari saya satu aja. Yang paling penting adalah kita tahu dia siapa, apa yang dia mau, apa yang terjadi sama dia, dia ngapain sih untuk mendapatkan apa yang dia mau, dan bagaimana cerita itu berakhir. Jadi lima itu tadi ya," katanya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

film indonesia
Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top