Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

9 Tips Puasa Tetap Nyaman untuk Penderita Sakit Maag

Berikut Simak 9 tips menjalankan puasa tetap nyaman untuk penderita sakit maag dan nyeri lambung.
Anshary Madya Sukma
Anshary Madya Sukma - Bisnis.com 26 Maret 2022  |  16:10 WIB
Ilustrasi umat muslim menjalankan ibadah puasa - Freepik
Ilustrasi umat muslim menjalankan ibadah puasa - Freepik

Bisnis.com, JAKARTA – Sebentar lagi, umat Islam di Indonesia bertemu kembali dengan bulan suci Ramadan. Simak 9 tips menjalankan puasa tetap nyaman untuk penderita sakit maag.

Maag merupakan penyakit yang menyerang lambung. Maag terjadi akibat luka dan peradangan sehingga seseorang merasa sakit didalam perut dan mulas. Untuk gejala awalnya maag ditandai dengan nyeri, mual, dan dada terasa perih.

Meski menyakitkan, penyakit maag bukan menjadi lagi hambatan bagi seseorang yang ingin menjalankan ibadah puasa. Berikut Simak 9 tips menjalankan puasa tetap nyaman untuk penderita sakit maag dan nyeri lambung seperti dikutip dari situs RSIS Surabaya pada Sabtu (26/3/2022).


9 Tips Puasa Tetap Nyaman untuk Penderita Sakit Maag

1. Jangan Menunda Buka Puasa

Saat waktunya berbuka puasa, penderita maag dianjurkan langsung mengisi perut entah itu makanan atau minum air putih. Jika tak langsung berbuka, asam lambung dikhawatirkan akan naik jika perut dibiarkan kosong dalam waktu yang panjang.

2. Makan dengan Perlahan

Ada kalanya, saat berbuka puasa kita akan melampiaskan nafsu terhadap makanan dan memakan semua yang di meja. Namun, penderita maag dianjurkan untuk makan secara bertahap. Jika makan dengan terburu-buru maka itu akan membuat perut penderita maag sakit.

Walaupun dianjurkan untuk segera mengisi perut saat berbuka, tetapi hal itu bisa dilakukan dengan perlahan. Penderita maag dapat mengawali dengan memakan yang ringan seperti buah-buahan (yang tidak mengandung rasa asam) atau air hangat.

3. Makan Karbohidrat Lebih Banyak saat Sahur

Saat sahur, penderita maaf dianjurkan untuk memakan lebih banyak karbohidrat. Tujuannya agar membuat perut lebih lama menahan lapar karena karbohidrat merupakan makanan yang cukup lama untuk dicerna dan sumber tenaga bagi tubuh. Penderita maag juga dianjurkan untuk mengonsumsi karbohidrat yang tinggi, serat seperti gandum dan nasi merah.

4. Hindari Gorengan

Buka puasa dengan gorengan memang terasa lezat. Namun, berbuka puasa dengan aneka jenis gorengan bisa menimbulkan nyeri pada tukak lambung dan memicu kadar asam lambung yang meningkat.

5. Jaga Asam Lambung

Penderita maag dilarang untuk memakan makanan yang dapat meningkatkan asam lambung, seperti cokelat, makanan berlemak, gorengan, dan beberapa jenis buah yang mengandung asam.

6. Jangan Langsung Tidur Setelah Makan

Biasakan untuk tidak tidur langsung setelah makan sahur atau berbuka puasa. Hal ini dapat meningkatkan resiko naiknya asam lambung dan memicu nyeri maag.

7. Minum Susu Untuk Menetralkan Asam Lambung

Penderita maag disarankan untuk meminum susu yang tidak memiliki kandungan lemak yang tinggi seperti, susu kedelai atau almond yang dapat membantu menetralkan cairan asam lambung

8. Minum Air Putih

Menjaga asupan cairan tubuh itu sangat penting karena saat melakukan ibadah puasa cairan akan banyak berkurang, apalagi untuk penderita maag. Mereka memerlukan asupan air putih, khususnya pada saat sebelum waktu imsak.

9. Konsumsi Obat Maag

Bagi penderita maag, obat merupakan solusi yang tepat karena diharapkan untuk mencegah maag kambuh saat menjalani puasa. Namun, obat maag harus dilakukan dengan konsultasi ke dokter agar mengetahui takaran obat yang pas pada saat sahur maupun berbuka puasa.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Puasa Ramadan maag
Editor : Feni Freycinetia Fitriani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top