Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Awas! Ini 5 Risiko Minum Es saat Buka Puasa Ramadan

Sebaiknya, jangan meminum air es atau air dingin saat berbuka puasa. Pasalnya, hal tersebut dapat berdampak buruk bagi kesehatan.
Aliftya Amarilisya
Aliftya Amarilisya - Bisnis.com 07 April 2022  |  16:00 WIB
Ilustrasi minuman dingin - Pexels.com
Ilustrasi minuman dingin - Pexels.com

Bisnis.com, SOLO - Minum minuman dingin di saat berbuka puasa memang sangat menyegarkan. Namun, hal tersebut sebetulnya tidak sepenuhnya disarankan.

Pasalnya, di balik kesegaran yang dirasakan, ada bahaya yang mengintai di baliknya. Lebih-lebih jika konsumsi air dingin dilakukan berlebihan. Berkaitan dengan itu, berikut risiko minum air es saat buka puasa bagi kesehatan.

1. Sakit tenggorokan

Dilansir dari laman RS JIH Solo, mengonsumsi air dingin ketika berbuka puasa dalam kondisi perut kosong dan dilakukan secara rutin bisa mengakibatkan sakit tenggorokan dan hidung tersumbat. Dalam hal ini, air dingin yang sering dikonsumsi bisa menghasilkan penumpukan lendir berlebih di saluran pernapasan.

2. Sakit kepala

Berdasar studi dari University Hospital, Uppsala, Swedia, air dingin bisa mengakibatkan sakit kepala. Dalam beberapa kasus, makanan atau minuman yang terlalu dingin bahkan dapat menyebabkan kepala dan otak terasa membeku atau brain freeze.

3. Menurunkan detak jantung

Sejumlah riset menunjukkan, minum es saat buka puasa dapat menstimulasi saraf untuk menurunkan detak jantung--yang mana dalam beberapa kasus bisa berbahaya bagi jantung.

4. Gangguan pencernaan

Minuman dingin bisa membuat pembuluh darah kencang. Akibatnya, proses pencernaan pun terhambat. Organ pencernaan jadi butuh energi ekstra untuk mengatur suhu yang digunakan dalam proses pencernaan dan penyerapan nutrisi.

5. Menghambat makanan ke perut

Penelitian dari Southern Medical University, China, menyebutkan mengonsumsi air dingin dalam keadaan perut kosong bisa menimbulkan akalasia, yakni kondisi ketika otot kerongkongan tidak mampu mendorong makanan atau minuman masuk ke lambung.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kesehatan minuman Puasa buka puasa
Editor : Aliftya Amarilisya

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top