Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tips Puasa Sehat Ade Rai: Waktu Terbaik Olahraga Agar Berat Badan Turun

Pakar kebugaran tubuh Ade Rai menyampaikan terdapat waktu terbaik untuk seseorang melakukan olahraga saat berpuasa untuk menurunkan berat badan secara efektif.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 15 April 2022  |  20:28 WIB
Tips Puasa Sehat Ade Rai: Waktu Terbaik Olahraga Agar Berat Badan Turun
Olahraga di rumah - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Pakar kebugaran tubuh Ade Rai menyampaikan terdapat waktu terbaik untuk seseorang melakukan olahraga saat berpuasa untuk menurunkan berat badan secara efektif.

Dia menjabarkan, dari 3 waktu yang banyak ahli sarankan, setelah sahur, sebelum berbuka puasa, dan setelah berbuka puasa, maka berolahraga di penghujung hari puasa yaitu sebelum berbuka puasa lebih efektif, apabila dilakukan.

Penyebabnya, saat berpuasa di waktu tersebut alih-alih tubuh menggunakan cadangan makanan di otot dan liver, tetapi tubuh akan menggunakan cadangan lemak di perut untuk sumber energi.

"Uniknya saat olahraga di ujung hari sebelum buka puasa, akan merangsang trigliserida itu, masuk ke liver jadikan tenaga, jadi olahraga sebelum buka puasa satu hal yang baik," ujarnya saat dihubungi Bisnis, Jumat (15/4/2022).

Sekadar informasi, Trigliserida adalah lemak utama tubuh yang pada beberapa orang dengan kelebihan berat badan yang berada di seluruh tubuh.

Dia melanjutkan, berolahraga sebelum berbuka puasa selama sekitar 30 menit dengan porsi latihan berupa cardio exercise dan latihan pengencangan otot rangka alias latihan beban tepat untuk dijalankan.

"Tidak perlu pergi ke gym atau latihan beban yang berat, cukup menggunakan tubuh sendiri juga sudah optimal,” katanya.

Pria asal Bali ini memberikan contoh workout berupa plank maupun push up untuk proses pembakaran lemak yang optimal.

"Membakar gula sebagai sumber tenaga akan optimal sekali di fase enggak makan seperti berpuasa ini," ujarnya.

Dia melanjutkan, olahraga beban tubuh sendiri, bisa berupa gerakan diam seperti plank, yaitu tangan siku ditekuk seperti push up, tapi dengan posisi badan dan kaki sejajar lalu diam.

"Diam tidak melakukan apa-apa, plank itu otot perut kerasa, otot pinggang kerasa, bahu kerasa, inilah yang membakar gula sebagai sumber tenaga, padahal gulanya udah habis jadi cadangan lemak diubah dan dipecah menjadi gula," tuturnya.

Adapun durasinya tidak perlu lama dan sesuai kemampuan, bisa dari 15 menit, 30 menit hingga 45 menit sebelum waktu berbuka puasa.

"Lakukan olahraga di ujung puasa kita efeknya bisa maksimal lagi, bisa bertahan hingga beberapa jam lagi dan akan merangsang kemampuan tubuh secara cerdas, sel buruk dibuang yang bagus dipertahankan," ujarnya.

Lelaki bernama lengkap I Gusti Agung Rai Kusuma Yudha itu menjelaskan bahwa saat tubuh berpuasa, maka akan menggunakan sisa makanan yang terakhir kali dimakan seperti makan sahur, yaitu pada 8 hingga 10 jam pertama puasa.

Namun umumnya puasa di Indonesia berlangsung selama 14 jam, setelahnya tubuh akan mencari sumber energi lain di dalam tubuh, biasanya menggunakan cadangan energi di liver dan otot. Bahkan alih-alih otot, banyak orang berharap energi di ambil dari bagian lemak lain di tubuh.

“Nah, di sinilah olahraga penghujung hari puasa itu berperan. Terlebih bila jenis olahraga yang dilakukan, mengandalkan olahraga latihan beban,” kata Ade.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

olahraga Ade Rai
Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top