Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kenali Gejala Tumor Testis Sejak Usia Muda

Kanker testis paling sering menyerang pria berusia antara 15 dan 35 tahun. Kenali gejala sejak dini.
Alifian Asmaaysi
Alifian Asmaaysi - Bisnis.com 20 Juli 2022  |  14:46 WIB
Kenali Gejala Tumor Testis Sejak Usia Muda
Pria yang sering sakit pinggang menjadi tanda awal gejala kanker testis - istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Tumor testis adalah kondisi ketika testis mengalami pertumbuhan sel-sel abnormal yang menyebabkan benjolan. Tak bisa dianggap sepele, tumor testis ganas dapat tumbuh menjadi kanker.

Secara lebih lanjut, kanker testis adalah tumor ganas yang tumbuh di bagian reproduksi pria yakni testis. Meskipun demikian, kanker testis merupakan salah satu jenis kanker yang mudah untuk diobati dan disembuhkan.

Kanker testis terbentuk ketika sel-sel tumor ganas (kanker) berkembang di jaringan satu atau kedua testis. Untuk diketahui, testis adalah dua kelenjar reproduksi pria yang memiliki bentuk seperti biji kenari. Organ inilah yang menghasilkan sperma dan hormon testosteron pada pria. Testis berada di dalam kantung kulit yang terletak di bawah penis yang disebut skrotum.

Apa saja jenis kanker testis?

Dilansir dari my.clevelandclinic.org, Rabu (20/7/2022), sekitar 90 persen dari semua kanker testis muncul dari sel germinal di testis yang menggumpal dan membentuk massa atau tumor. Adapun, jenis kanker testis daintaranya:

- Seminoma: Kanker yang tumbuh dengan lambat dan biasanya  menyerang orang berusia 40-an atau 50-an.

- Non-seminoma: Kanker ini tumbuh lebih cepat daripada seminoma. Kanker ini  mempengaruhi orang-orang di akhir remaja di usia 20-an dan awal 30-an. Tumor non-seminoma juga termasuk karsinoma embrional, karsinoma kantung kuning telur, koriokarsinoma dan teratoma. Beberapa tumor kanker testis terdiri dari sel seminoma dan non-seminoma.

Apa yang menyebabkan tumor testis?

Sebagaimana yang telah dijelaskan diatas, kanker testis disebabkan oleh tumor ganas yang berada di testis. Sementara tumor dapat muncul ketika sel berkembang biak lebih cepat dari biasanya, akhirnya membentuk benjolan atau tumor. 

Hingga kini, para peneliti masih belum mengantongi jawaban pasti terkait apa yang menyebabkan sel berperilaku seperti ini. Hanya saja, sel-sel tumor yang menjadi kanker testis biasanya adalah sel-sel germinal.

Meskipun belum diketahui secara pasti apa penyebabnya, terdapat beberapa faktor yang diyakini dapat meningkatkan risiko terkena tumor atau kanker testis, diantaranya:

- Usia: Kanker testis paling sering menyerang orang berusia antara 15 dan 35 tahun.

- Testis tidak turun: Testis terbentuk di perut janin selama kehamilan dan biasanya jatuh ke skrotum sebelum lahir. Terlahir dengan kondisi ini dapat meningkatkan risiko kanker testis Anda bahkan jika Anda menjalani operasi.

- Ras dan etnis: Kanker testis lebih sering terjadi pada orang kulit putih non-Hispanik di Amerika Serikat dan Eropa.

- Riwayat pribadi atau keluarga: seseorang diyakini akan memiliki risiko lebih besar terkena kanker testis apabila  orang tua kandung atau saudara kandung memiliki riwayat penyakit ini. 

- Infertilitas: Beberapa faktor yang sama yang menyebabkan infertilitas mungkin juga terkait dengan perkembangan kanker testis. Diperlukan lebih banyak penelitian untuk memahami hubungannya.

Apa saja tanda dan gejala kanker testis?

Tanda paling umum dari kanker testis adalah benjolan yang tidak nyeri di testis Anda. Gejala lain termasuk:

- Pembengkakan atau penumpukan cairan secara tiba-tiba pada bagian skrotum

- Benjolan atau pembengkakan di salah satu testis.

- Perasaan berat di skrotum.

- Nyeri tumpul di selangkangan atau perut bagian bawah.

-Rasa Nyeri atau tidak nyamanan di skrotum atau testis.

- Testis menyusut (atrofi testis).

Halaman:
  1. 1
  2. 2

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kanker Kanker Prostat pria laki
Editor : Novita Sari Simamora
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top