Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Psikolog Beri Tips Bangun Ikatan Keluarga dengan Cara Sederhana

Membangun hubungan ikatan keluarga bisa meningkatkan kecerdasan intelektual, dan emosional.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 26 Juli 2022  |  07:34 WIB
Psikolog Beri Tips Bangun Ikatan Keluarga dengan Cara Sederhana
Ilustrasi keluarga
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Psikolog Saskhya Aulia Prima menyampaikan bahwa dalam menjalin ikatan bersama anggota keluarga tidak diperlukan untuk memakan banyak waktu dan cara yang sederhana.

Dia mengatakan, membangun ikatan antara orang tua dan anak bisa dilakukan hanya dengan 20 hingga 30 menit setiap harinya.

"Dapat diterapkan 20 sampai 30 menit setiap harinya, melakukan sesuatu yang disukai anak. Jadi waktu berkualitas tau apa yang harus dipenuhi, bukan hanya [durasi] waktunya aja, gitu," katanya saat konferensi pers perayaan ulang tahun Oreo yang ke-110, dikutip Selasa (26/7/2022).

Menurutnya, ada banyak manfaat yang diperoleh melalui menjalin ikatan bersama. Mulai dari dapat meningkatkan kecerdasan intelektual, emosional, hingga menciptakan kenangan jangka panjang untuk anak.

Selain itu, Saskhya mengatakan memang tidak selalu anak tau apa yang disukainya dan bisa membicarakannya.

Oleh sebab itu, orang tua harus menjadi pihak yang aktif dengan cara memberikan pilihan. Dengan demikian, anak bisa berani mengambil inisiatif mengenai apa yang disukainya.

Dari pilihannya itu pun orang tua bisa dapat melihat mana aktivitas yang disenangi oleh anak-anak. Ada aktivitas yang membuatnya sangat fokus hingga ketagihan untuk dilakukan secara terus menerus, ada pula aktivitas yang membuatnya ingin segera berganti ke hal yang lain. Aktivitas yang dilakukan secara berulang itulah yang disukai oleh anak.

"Biasanya kan orang tua selalu mikir anaknya main ini terus, gak ganti-ganti. Sebenarnya kalau anak gak mau ganti permainan atau aktivitas gak apa karena dia lagi belajar di sana. Biarkan aja, nanti kalau sudah selesai baru anak memilih aktivitas yang lain," tuturnya.

Selalu diskusikan pula apa saja aktivitas yang ingin dilakukan oleh anak bersama dengan keluarga. Sebab yang terpenting dalam menjalin ikatan bersama keluarga adalah adanya interaksi dan hubungan yang positif antara anak dan keluarga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

psikolog keluarga hubungan
Editor : Novita Sari Simamora
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top