Festival Teater Anak 2022/Bisnis-Widya Islamiati
Entertainment

Festival Teater Anak Kembali Digelar

Widya Islamiati
Kamis, 22 September 2022 - 19:46
Bagikan

Bisnis.com, Jakarta - Setelah berpuasa selama pandemi melanda Indonesia, tepatnya selama dua tahun ke belakang, Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, akhirnya menggelar kembali Festival Teater Anak (FTA) tahun 2022. 

Tahun ini FTA mengusung tema Merajut Kebhinnekaan Membangun Jakarta yang diadakan di Teater Kecil taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat.

Festival ini dibuka oleh Ketua Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Imam Hadi Purnomo pada 19 September lalu dan akan berlangsung hingga 23 September mendatang. 

Salah satu sanggar yang ikut memeriahkan FTA tahun 2022 adalah Sanggar Anak Bulungan yang beraksi pada Selasa, 20 September 2022 lalu. Sanggar teater yang diprakarsai oleh aktor Andi Bersama ini menampilkan drama musikal dengan tajuk Kita BT.

BT dalam judul drama ini berarti berbanding terbalik. Karena sesuai dengan judulnya, drama ini menceritakan tentang perbedaan cara didik orang tua di masyarakat yang berujung pada masalah mental health pada anak dan penculikan yang tengah marak terjadi kini, khususnya di DKI Jakarta. 

Saat ditemui seusai acara, Sutradara drama musikal Kita BT, Ifta Pradipta menyebutkan bahwa cara mendidik anak akan mempengaruhi kondisi mental anak yang kurang disadari oleh sebagian orang tua di Indonesia. 

"Ini sebenarnya relate di masyarakat, dimana ada orang tua yang menekan anaknya untuk berprestasi, dan ada orang tua yang kurang memperhatikan anaknya dan cenderung sibuk dengan urusannya sendiri, kerjaan atau apapun, ini masuk ke isu mental health anak juga," papar Ifta pada Selasa (20/9/2022).

Selain itu Ifta juga menyebut, penculikan yang merupakan salah satu cerita dalam alur drama musikal anak garapannya ini juga bukan tanpa maksud.

"Adegan penculikan ini menjembatani antara cara didik dan mental health, supaya lebih mengena, si anak kabur-kaburan setelah ditekan prestasi, atau yang satu kurang perhatian juga, akhirnya diculik," katanya.

Menurutnya, selain bisa mengingatkan kembali bahwa kasus penculikan anak setelah pulang sekolah kembali marak, tetapi juga bisa menyadarkan orang tua untuk lebih peduli terhadap kesehatan mental anak-anaknya. 

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro