Petugas Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan (KPKP) menyuntikan vaksin rabies ke anjing peliharaan milik warga di kawasan Mangga Dua Selatan, Jakarta, Selasa (8/1/2019)./ANTARA FOTO-Muhammad Adimaja
Health

Survei: 81 Persen Hewan Peliharaan Tidak Diberi Vaksinasi

Akbar Evandio
Sabtu, 1 Oktober 2022 - 12:25
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Royal Canin Indonesia dan Zoetis Indonesia menemukan rabies masih menjadi masalah yang belum sepenuhnya terselesaikan di dunia, maupun di Indonesia.

Presiden Direktur Royal Canin Indonesia Ridarrahim Nirwandar mengatakan, tren adopsi hewan peliharaan terutama kucing dan anjing menjadi momentum untuk terus menyebarkan kesadaran tentang masalah rabies.

Ridarrahim menjelaskan, berdasarkan riset internal Royal Canin Indonesia selama 2018-2022, diketahui bahwa setidaknya 76 persen (14 juta) pemilik hewan peliharaan tidak pernah membawa hewan peliharaannya ke klinik hewan.

Bahkan, disebutnya 81 persen pemilik hewan peliharaan tidak memvaksinasi hewan peliharaan mereka sama sekali. Padahal, keberadaan hewan peliharaan di setiap rumah rata-rata terdapat dua hingga tiga hewan peliharaan.

"Kali ini kami bersama dengan Zoetis, menyelenggarakan serangkaian kegiatan yaitu webinar edukasi untuk pemilik hewan dan mendonasikan 10.000 dosis vaksin rabies milik Zoetis kepada 500 klinik hewan dalam menyambut Hari Rabies Sedunia," katanya lewat rilisnya, Sabtu (1/10/2022).

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), angka kematian yang diakibatkan rabies cukup tinggi yaitu sekitar 100-156 kasus kematian per tahun. Secara statistik, penyumbang terbesar penularan rabies adalah melalui gigitan anjing.

Sementara itu, berdasarkan survei yang dilakukan oleh Zoetis Indonesia pada 2021 terdapat 22,5 juta populasi anjing dan kucing berpemilik di Indonesia, tetapi hanya 3,93 persen hewan kesayangan yang divaksin.

General Manager Zoetis Indonesia, Ulrich E Ginting menjelaskan kondisi ini menunjukkan perlunya juga upaya bersama dari semua pihak, termasuk pemilik hewan peliharaan, untuk bahu-membahu menekan penyebaran penyakit rabies.

Alhasil, dia mengatakan Zoetis dan Royal Canin melakukan kolaborasi untuk mendukung program pemerintah Rabies: One Health, Zero Death dengan menyumbangkan 10.000 dosis vaksin rabies milik Zoetis untuk 500 klinik hewan di seluruh tanah air sebagai bukti dukungan terhadap upaya pemerintah dalam mengatasi penyakit mematikan ini di Indonesia.

“Kami berkomitmen untuk membantu hewan peliharaan untuk hidup lebih lama, lebih sehat melalui obat-obatan dan terapi yang inovatif, serta inisiatif keberlanjutan yang beragam,” ujarnya.

Terlebih, dia melanjutkan rabies ditransmisikan ke manusia dan hampir selalu mematikan untuk manusia dan hewan. Virus yang menyebabkan rabies menyerang sistem syaraf dan otak mamalia.

"Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk melakukan berbagai kemungkinan untuk meminimalkan paparan penyakit dan mencegah hewan kesayangan kita terserang penyakit dengan vaksin yang terpercaya,” kata Ulrich.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro