Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Catat! Ini 12 Bakteri Paling Mematikan di Dunia Menurut WHO

WHO menyatakan setidaknya ada 12 bakteri di dunia yang mematikan atau mengancam jiwa manusia jika terinfeksi
Widya Islamiati
Widya Islamiati - Bisnis.com 24 November 2022  |  16:09 WIB
Catat! Ini 12 Bakteri Paling Mematikan di Dunia Menurut WHO
Bakteri Vibrio Cholerae - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Bagaimana jadinya jika terinfeksi bakteri paling mematikan di seluruh dunia? Pada tahun 2017 lalu, WHO merilis ada 12 ancaman bakteri ‘superbug’ atau yang paling mematikan.

Bakteri ini dibagi menjadi 3 kategori, kritis, tinggi lalu sedang.

Mengutip laman scientificamerican, ahli Virologi, Vaksinolog dan Pakar Kesehatan Masyarakat di Prancis yang juga berkarir di WHO, dr. Marie Paule Kieny mengungkapkan 12 bakteri tersebut sudah dipilih berdasarkan tingkat resistensi obat.

Kemudian, jumlah kematian yang disebabkan, frekuensi orang di luar rumah sakit serta beban infeksi pada sistem perawatan kesehatan.

Berikut 12 bakteri mematikan yang ditetapkan WHO pada tahun 2017:

1. Patogen krisis

Bakteri yang masuk ke dalam patogen krisis merupakan bakteri yang menyebabkan infeksi parah serta kematian yang tinggi pada pasien di rumah sakit. Ini tidak umum seperti infeksi resistan obat lain, penyakit yang ditimbulkan oleh bakteri ini juga perawatan kesehatannya membutuhkan biaya besar, dan sebabkan hilangnya nyawa.

Bakteri yang termasuk dalam patogen krisis adalah:

  • Bakteri Acinetobacter baumannii. Bakteri ini resisten terhadap antibiotik carbapenems yang merupakan antibiotik penting. Acinetobacter baumannii dapat menyebabkan berbagai infeksi untuk pasien rawat inap, seperti pneumonia, luka, atau infeksi darah.
  • Pseudomonas aeruginosa:  Sama seperti bakteri Acinetobacter baumannii, bakteri ini juga resisten terhadap carbapenems. Pseudomonas aeruginosa dapat menyebabkan ruam kulit dan infeksi telinga pada orang sehat, infeksi darah yang parah dan radang paru-paru bila tertular oleh orang sakit di rumah sakit.
  • Enterobacteriaceae: Ini merupakan keluarga bakteri yang hidup di usus manusia, yang juga kebal terhadap carbepenems dan kelas antibiotik lainnya, sefalosporin.

2. Patogen Tinggi

Bakteri yang termasuk dalam patogen tinggi adalah bakteri yang menyebabkan infeksi pada orang sehat, ini merupakan prioritas tinggi untuk antibiotik baru. Salah satunya merupakan bakteri penyebab penyakit gonore yang tidak memiliki pengobatan efektif untuk penyakit ini.

  • Enterococcus faecium: Bakteri ini menyebabkan penyakit meningitis neonatal dan endokarditis. Bakteri ini resisten vankomisin.
  • Staphylococcus aureus: Bakteri ini resisten terhadap methicillin dan vancomycin-intermediate, ini menyebabkan endokarditis, osteomielitis serta penyakit kuli seperi abses atau bisul, furunkel dan selulitis. Tetapi laman
  • Healthstatesmnus menyebutkan, bakteri ini bisa timbulkan infeksi serius seperti infeksi aliran darah, pneumonia ataupun infeksi tulang dan sendi.
  • Helicobacter pylori: Bakteri ini resisten terhadap klaritromisin. Clevelandclinic mengungkap, bakteri ini menyebabkan penyakit tukak lambung dan gastritis yang biasanya tidak menimbulkan gejala.
  • Campylobacter spp: Bakteri yang resisten terhadap fluoroquinolone ini menurut WHO menjadi penyebab utama diare serta gastroentritis.
  • Salmonellae: Bakteri ini resisten terhadap fluoroquinolone. Clevelandclinicmengungkap, bakteri ini sebabkan daiore, demam, serta sakit perut.
  • Neisseria gonorrhoeae: Selain resisten terhadap sefalosporin, bakteri ini juga resisten terhadap fluoroquinolone. Ini merupakan bakteri penyebab infeksi menular seksual gonore.

3. Patogen Sedang

Tiga bakteri lain yang termasuk dalam patogen sedang ini semakin kebal terhadap obat. Dalam kelompok ini termasuk bakteri penyebab pneumonia yang resistan terhadap penisilin.

  • Streptococcus pneumoniae: Sesuai namanya, bakteri ini merupakan penyebab penyakit pneumonia yang resisten terhadap penisilin.
  • Haemophilus influenzae:  Bakteri ini penyebab penyakit bronkitis juga arthritis yang resisten terhadap ampisilin.
  • Shigella spp: Bakteri ini resisten terhadap fluoroquinolone. Berdasarkan laman mayoclinic, bakteri Shigella spp sebabkan infeksi shigella yang merupakan diare berdarah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bakteri infeksi bakteri anti bakteri
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top