Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Indonesia Pendengar Podcast Spotify Tertinggi di Asia Tenggara

Spotify menyatakan di Asia Tenggara, Indonesia menjadi pendengar podcast tertinggi saat ini.
Arlina Laras
Arlina Laras - Bisnis.com 02 Desember 2022  |  21:27 WIB
Indonesia Pendengar Podcast Spotify Tertinggi di Asia Tenggara
Spotify - Reuters/Christian Hartmann
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Spotify menyatakan jika industri podcast di Indonesia memiliki potensi yang sangat besar.

Apalagi, mengingat pendengar podcast saat ini telah mencapai 456 juta secara global, di mana Indonesia menjadi salah satu negara yang punya jumlah pendengar terbanyak di Asia Tenggara dari total 183 negara.

Bahkan, di Indonesia sendiri podcast yang paling banyak didengarkan adalah podcast dari kreator lokal dengan berbagai genre.

Hal ini terbukti dari hasil Spotify Wrapped 2022 yang menunjukkan Rintik Sedu berada di posisi teratas sebagai podcast yang paling banyak didengar.  Lalu, disusul oleh PODKESMAS, Do You See What I See?, dan AGAK LAEN!, yang masing-masing menempati posisi kedua hingga keempat, serta Vania Winola dengan podcast-nya, little talks.

Dengan pencapaian tersebut, membuat Carl Zuzarte, Head of Studios for Spotify, Southeast Asia berkomitmen mendorong kreator lokal agar terus berkarya serta berinovasi karena yakin bahwa pasar dari industri podcast di Indonesia masih akan bertumbuh.

Dihubungi secara terpisah, Communications & PR Manager, SEA Spotify, Rachel Cham menambahkan, soal strategi khusus yang digunakan Spotify untuk bisa mempertahankan pengguna dan mengundang user baru sepanjang waktu.

“Melalui Spotify Wrapped, Discover Weekly dan yang lainnya, kami memang coba mengintegrasikan data, otomatisasi, hingga emosi user. Spotify tidak sembarang menyarankan musik yang mungkin pengguna suka, namun menggunakan data untuk membuat rekomendasi itu secara personal, sehingga muncul sense of ownership pengguna, bukan terus-terusan berbicara soal brand, tapi justru kami memperhatikan kebiasaan mereka dan itu yang mendekatkan kami kepada para pengguna secara global,” jelasnya pada Bisnis, Jumat (2/12/2022).

Tentu, kni yang menjadi langkah brilian Spotify untuk membedakan diri dengan pesaingnya. Spotify membiarkan para pengguna untuk membagikan musik favorit dan dan secara tidak langsung pelanggan jauh lebih mungkin untuk berinteraksi dengan brand hingga mengubahnya menjadi “unpaid influencer” guna memperluas jangkauan pasar.

Selain itu, pihaknya juga selalu berinvestasi pada konten-konten audio dengan cara berekspansi pada keragaman genre dan ciri unik para kreatornya.

Seperti yang akan dilakukan pada momen spesial akhir tahun, di mana Spotify menampilkan 8 episode video podcast spesial dari AGAK LAEN! dan 12 episode video podcast dari Podcast ANCUR, BKR Brothers, Rapot, serta Cape Mikir with Jebung.

Podcast tersebut memungkinkan pendengar untuk melakukan perjalanan lintas waktu, mengingatkan tentang apa yang membuat tahun ini begitu istimewa. Setiap episode akan menampilkan selebritis atau artis musik yang akan membagikan momen Wrapped, tanggapan terhadap topik terhangat, tren terkini, hingga sekilas cerita mengenai kehidupan pribadi mereka.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Spotify podcast video
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top