Seorang perempuan sedang cegukan. Cegukan bisa menjadi tanda gangguan sistem saraf pada tubuh./Eat This
Health

Waspada, Ini Penyebab Rasa Panas dan Terbakar Pada Telapak Kaki

Sabina Arla Yogandini
Jumat, 26 Mei 2023 - 10:44
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Apakah Anda pernah merasakan panas pada telapak kaki? Bagi Anda yang pernah mengalaminya, Anda perlu mewaspadai ketika suhu di telapak kaki Anda terasa lebih hangat dibandingkan dengan area lainnya karena bisa saja penyebabnya adalah kerusakan saraf.

Adapun sensasi kaki yang terasa seperti terbakar dapat disebabkan oleh berbagai macam kondisi. Bagi Anda yang mengalaminya, penting untuk mengetahui penyebabnya agar dapat diatasi dengan baik:

Dilansir dari Healthline, berikut adalah penyebab yang membuat kaki Anda terasa hangat dan terbakar:

1. Neuropati diabetes

Gula darah tinggi yang terus terjadi selama bertahun-tahun secara bertahap dapat merusak pembuluh darah dan saraf Anda. Gula darah yang tinggi mengurangi transmisi sinyal dari saraf. Hal ini dapat mempengaruhi sensasi di berbagai bagian tubuh, termasuk kaki.

Risiko Anda untuk mengalami neuropati meningkat jika Anda memiliki obesitas, tekanan darah tinggi, merokok, minum alkohol. Terdapat berbagai jenis neuropati, tetapi neuropati perifer adalah jenis yang paling umum dan yang paling mungkin memengaruhi kaki dan tungkai.

Adapun gejala neuropati perifer seperti mati rasa atau kesemutan di tangan atau kaki Anda, perasaan seperti Anda mengenakan kaus kaki yang ketat, rasa sakit yang tajam dan menusuk, berkeringat berlebihan. Untuk itu, penting bagi Anda memeriksakan diri ke dokter jika mengalami tanda-tanda tersebut.

2. Neuropati serat kecil

Neuropati serabut kecil adalah neuropati yang menyakitkan yang sering mengakibatkan sensasi terbakar yang menyakitkan di kaki.

Namun, hal ini juga dapat terjadi karena faktor genetik, paparan terhadap racun, termasuk alkohol dan beberapa vaksin, infeksi, seperti penyakit Lyme, HIV, dan hepatitis C, diabetes, dan penyakit lain yang berkaitan dengan metabolisme.

3. Penggunaan alkohol

Orang yang mengonsumsi banyak alkohol berisiko mengalami jenis kerusakan saraf lain yang disebut neuropati alkoholik.

4. Penyakit Gigi Charcot-Marie (CMT)

CMT adalah penyakit saraf yang diturunkan. Penyakit ini mempengaruhi saraf yang mengendalikan otot.

Penderita mungkin mengalami kesulitan mengangkat kaki atau mengembangkan gaya berjalan yang tinggi. Lambat laun, dapat terjadi atrofi otot, ketika otot kehilangan massa. Adapun hal ini ditandai dengan nyeri kram, mulai dari yang ringan hingga yang berat.

5. Sindrom nyeri regional kompleks atau Complex regional pain syndrome (CRPS)

Biasanya, CRPS dapat terjadi setelah cedera atau pembedahan. Ini melibatkan kerusakan saraf yang mempengaruhi sinyal dari otak dan tulang belakang.

Adapun gejala yang dapat terjadi meliputi rasa sakit seperti terbakar, kesemutan, hipersensitivitas terhadap pemicu nyeri, pembengkakan, dan perubahan warna atau tekstur kulit.

Namun, tidak semua orang yang mengalami cedera akan mengalami CRPS. hal itu disebabkan karena adanya faktor genetik yang ada pada penderita.

neuropati gangguan saraf
neuropati gangguan saraf

6. Eritromelalgia

Orang yang mengalami kondisi ini akan membuat kaki terasa panas dan nyeri tanpa penyebab yang diketahui. Nyeri dapat memburuk setelah Anda melakukan aktivitas seperti olahraga, berjalan, berdiri, atau bahkan terpapar panas.

7. Kekurangan nutrisi

Kekurangan beberapa vitamin B dalam makanan dapat mengakibatkan sensasi kaki terbakar. Adapun anemia, kekurangan sel darah merah yang sehat yang dapat disebabkan oleh kekurangan vitamin B.

9. Penyakit infeksi

Rasa sakit seperti terbakar dapat terjadi karena adanya infeksi yang meliputi penyakit Lyme, HIV, sifilis, dan herpes zoster.

10. Penyakit ginjal

Hampir 10% penderita penyakit ginjal juga dapat mengalami pembengkakan dan nyeri pada kaki bagian bawah yang disertai rasa sakit seperti terbakar. Kekurangan Vitamin B1 pada orang yang menjalani dialisis dapat mengalami nyeri kaki terbakar.

11. Peripheral artery disease (PAD)

PAD melibatkan penyempitan arteri yang membawa darah ke tungkai dan kaki. Rasa sakit ini akan muncul ketika Anda sedang berjalan atau berolahraga.

Jika Anda mengalami sensasi terbakar dan hangat pada kaki, Anda perlu melakukan pemeriksaan ke dokter. Nantinya dokter akan memeriksa masalah struktural pada kaki atau tungkai Anda, infeksi jamur, perubahan kulit, refleks, dan menanyakan bagaimana riwayat medis Anda.

Dokter Anda mungkin akan melakukan tes diabetes yang merupakan penyebab umum kaki terasa terbakar. Mereka mungkin juga akan menanyakan kadar alkohol yang Anda konsumsi.

Selain itu, Anda juga bisa melakukan terapi yang dapat dilakukan di rumah, seperti:

- Rendam kaki Anda dalam air dingin atau rendaman es selama beberapa menit. Namun, perlu diperhatikan bahwa metode ini tidak cocok bagi Anda yang menderita eritromelalgia karena dapat merusak kulit Anda

- Rendam kaki Anda dalam garam Epsom atau larutan sari apel. Namun, bagi penderita diabetes, perlu berkonsultasi terlebih dahulu sebelum melakukannya.

- Konsumsi suplemen kunyit karena kandungan kurkumin dalam kunyit dapat meredakan nyeri saraf

- Pijat kaki Anda untuk membantu meningkatkan aliran darah dan sirkulasi

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro