Tips mencegah bronkitis anak/Apollo Hospital
Health

Ini 11 Tips Mencegah Bronkitis Paru pada Anak

Novita Sari Simamora
Senin, 10 Juli 2023 - 13:01
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA  - Penyakit bronkitis bisa dicegah pada anak. Mari kita bahas tips bermanfaat ini untuk keselamatan anak Anda.

Pencegahan lebih baik daripada mengobati. Segeralah obati anak yang terkena bronkitis pediatrik sebelum penyakit bronkitis dan pneumonia berkembang atau memburuk.

Simak cara mencegah bronkitis dan pneumonia pada anak:

1. Selalu jaga kebersihan tangan anak Anda

Anak bersentuhan dengan kuman setiap hari saat di luar rumah. Ajarilah anak Anda untuk biasa mencuci tangan dengan benar dapat membantu mencegah penyebaran banyak penyakit – bukan hanya bronkitis akut.

Untuk mencuci tangan yang lebih efektif, gunakan air hangat dan sabun antibakteri. Pastikan anak Anda tidak lupa mencuci pergelangan tangan, jari, dan bagian bawah kukunya.

2. Lakukan latihan pernapasan

Biarkan anak Anda bermain di luar. Ini adalah cara mereka melakukan latihan aerobik untuk melatih jantung dan paru-paru mereka dengan baik. Selain itu, Anda bisa melakukan senam pernapasan bersama anak Anda secara rutin untuk meningkatkan kadar oksigen.

Berikut adalah dua latihan pernapasan yang paling efektif:

  • Bernapaslah dengan membentuk bibir sedikit mengerucut – tarik napas melalui hidung, lalu embuskan napas dua kali lebih lama melalui mulut dengan bibir mengerucut.
  • Lakukan pernapasan diafragma – bernapas melalui hidung dan menghembuskan napas dua kali lebih lama melalui mulut sambil menekan perut.
  • Ada lebih banyak cara untuk melakukan latihan pernapasan, jadi kreatiflah untuk melibatkan anak Anda.

latihan pernapasan anak, cegah bronkitis, cegah pneumonia anak
latihan pernapasan anak, cegah bronkitis, cegah pneumonia anak

3. Jauhi orang yang memiliki gejala pilek atau flu

Anak-anak memiliki kekebalan tubuh yang lebih rendah sehingga mudah terserang pilek atau flu. Hindari anak Anda dari orang-orang yang menunjukkan tanda-tanda flu. Bronkitis akut dapat menular karena disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri, jadi jauhi kontak langsung dan tidak langsung dengan orang sakit.

Jangan biarkan anak Anda berbagi peralatan dapur, perlengkapan tempat tidur, dan barang-barang pribadi yang sama dengan orang yang menunjukkan gejala tersebut.

4. Pakai masker

Penyakit Covid-19 telah mengajarkan semua manusia untuk memakai masker, tetapi bahkan setelah pandemi, hal ini harus tetap dilakukan, terutama saat kita berada di tempat ramai atau tidak enak badan, untuk mencegah penyebaran penyakit yang paling ringan sekalipun.

Masker menghalangi tetesan pernapasan mencapai mulut dan hidung anak Anda. Biarkan anak Anda memakai masker setiap kali keluar rumah untuk menghindari zat yang dapat mengiritasi paru-paru seperti debu, alergen, dan asap.

Sebagian besar anak-anak sekarang sudah terbiasa memakai masker, tetapi masih ada beberapa anak kecil yang merasa tidak nyaman saat memakainya. Orang tua bisa berkreativitas dengan mencari masker yang berkarakter gambar yang disukai anak.

cegah bronkitis pakai masker
cegah bronkitis pakai masker


5. Tutup mulut dan hidung saat bersin atau batuk

Ajari anak Anda etiket kebersihan dasar ini untuk mencegah penyebaran kuman:

  • Tutupi mulut dan hidung mereka saat batuk, bersin, atau membuang ingus dengan tisu bersih untuk menghentikan penyebaran kuman.
  • Gunakan sikunya jika tidak ada tisu yang tersedia tetapi jangan pernah batuk ke tangan atau udara terbuka.
  • Segera buang tisu bekas ke tempat sampah.
  • Setelah bersin atau batuk, segera cuci tangan atau gunakan cairan pembersih berbahan dasar alkohol.
  • Mengikuti etiket dasar ini sangat penting untuk tindakan pengendalian infeksi. Itu tidak hanya melindungi anak Anda tetapi juga semua orang di sekitar Anda.

6. Jauhkan anak-anak Anda dari asap rokok.

Meskipun penyebab bronkitis akut yang paling umum pada anak-anak adalah infeksi virus, iritasi paru-paru seperti asap rokok meningkatkan risiko anak Anda terkena penyakit ini. Anak-anak Anda masih dalam tahap mengembangkan sistem tubuhnya, dan paparan asap tembakau dapat melemahkan kekebalan paru-parunya.

Oleh karena itu, Anda tidak boleh mengizinkan merokok di dalam rumah, kendaraan, atau area tertutup lainnya karena sistem ventilasi tidak dapat sepenuhnya menghilangkan paparan asap rokok kepada siapa pun. Ini sangat penting jika Anda memiliki bayi atau anak kecil di rumah karena ada banyak masalah kesehatan yang dapat ditimbulkan oleh asap tembakau.

anak menutup mulut saat batuk
anak menutup mulut saat batuk


7. Jaga kebersihan mainan anak Anda dan semua permukaannya

Kuman ada di mana-mana, terutama di area yang sering disentuh. Orang yang terinfeksi dapat menyebarkan kuman melalui bersin atau batuk di udara terbuka, atau bahkan menyentuh permukaan dengan tangan yang belum dicuci.

Ketika anak Anda menyentuh permukaan yang sama dengan orang yang terinfeksi kemudian menyentuh mata, hidung, atau mulutnya, mereka mungkin sakit. Disinfeksi mainan anak Anda untuk menghindari penyebaran kuman.

8. Beri makan anak Anda makanan yang kaya antioksidan

Makanan kaya antioksidan membantu mengeluarkan racun dan radikal bebas dari tubuh – penting untuk menjaga kesehatan paru-paru anak Anda secara umum. Selain itu, mengonsumsi makanan yang tepat akan memperkuat sistem pertahanan alami yang dirancang untuk melindungi paru-paru dari infeksi.

Berikut beberapa makanan untuk meningkatkan fungsi paru-paru:

  • Bit dan bit hijau
  • Paprika
  • Apel
  • Kunyit
  • Tomat
  • Kol merah
  • Yogurt
  • Kacang-kacangan
  • Biji cokelat

Selain mengetahui makanan terbaik untuk paru-paru, Anda juga harus memperhatikan makanan yang meningkatkan kesehatan buruk seperti roti putih, keripik, dan cokelat.

seorang anak makan apel cegah pneumonia, cegah bronkitis batuk
seorang anak makan apel cegah pneumonia, cegah bronkitis batuk

9. Gunakan terasi uap

Uap sangat bagus untuk paru-paru karena menghirup uap air dapat membuka saluran udara paru-paru dan mengeluarkan lendir.

Jika anak Anda terkena infeksi virus, menggunakan terapi uap akan menurunkan risiko mengembangkan gejala parah lainnya karena membersihkan paru-paru dengan membuang kelebihan lendir dan meningkatkan pernapasan anak Anda.

Tip ini mungkin hanya efektif dalam pencegahan gejala sementara tetapi diperlukan lebih banyak penelitian untuk mendukungnya sepenuhnya.


10. Dapatkan vaksin flu

Suntikan flu dapat mengurangi kemungkinan terkena infeksi saluran pernapasan dan pada akhirnya mengurangi kemungkinan bronkitis bakteri akut. Anak usia 6 bulan ke atas disarankan untuk mendapatkan vaksin flu. Vaksin ini tidak 100% efektif tetapi masih dapat secara signifikan mengurangi risiko terkena infeksi virus apa pun.


11. Konsultasi ke dokter secara teratur

Kunjungan rutin ke dokter anak anak Anda dapat memastikan bahwa pertumbuhan, perkembangan, dan imunisasi anak Anda berjalan sesuai rencana. Check-up dapat mengatasi masalah kesehatan dengan segera dan menghindari masalah kesehatan yang serius pada anak Anda.

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro