Inggris mengeluarkan fakultas ilmu siihir
Entertainment

Universitas di Inggris Tawarkan Program Magister Ilmu Sihir dan Ilmu Gaib

Redaksi
Jumat, 6 Oktober 2023 - 17:28
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – University of Exeter di Inggris baru saja meluncurkan program studi 'sihir' dan ilmu gaib. Program ini akan memberikan kesempatan kepada para mahasiswa untuk mengeksplorasi sejarah dan pengaruh sihir terhadap masyarakat dan ilmu pengetahuan di seluruh dunia. 

Program ini berbasis di Institut Studi Arab dan Islam di universitas dan merupakan satu-satunya program pascasarjana dari jenisnya di Inggris. 

Profesor Emily Selove, yang memimpin program ini, menyebutkan bahwa program MA ini dikembangkan karena adanya "lonjakan minat terhadap ilmu sihir baru-baru ini."

Selove menambahkan bahwa mata kuliah ini akan memungkinkan para mahasiswa untuk memeriksa kembali asumsi mereka bahwa Barat itu rasional dan ilmiah, sementara bagian dunia lainnya adalah takhayul dan mistis.

"Sihir dan ilmu gaib telah dan tetap menjadi bagian yang sangat besar dalam budaya Barat, dan adalah bodoh untuk menyangkal hal ini atau menolak untuk menanggapinya dengan serius. Studi yang cermat mengenai subjek-subjek ini memungkinkan kita untuk memeriksa kembali hubungan manusia dengan alam dan budaya manusia yang berbeda satu sama lain," ujar Selove melansir laman Evening Standard, Jumat (6/10/2023). 

"Dengan menempatkan program ini di Institut Studi Arab dan Islam, kami mengakui hutang budaya dan ilmu pengetahuan Barat yang sangat besar kepada dunia Arab-Islam, sebuah sejarah yang telah terhapus dalam menciptakan gambaran yang keliru bahwa Barat adalah sesuatu yang unik dan rasional," tambahnya. 

Yang unik dari program ini adalah program ini menyatukan para ahli dari berbagai bidang seperti sejarah, sastra, filsafat, arkeologi, sosiologi, psikologi, drama, dan agama untuk mengajarkan subjek tersebut. 

Ini adalah satu-satunya program sejenis di Inggris yang menggabungkan studi ilmu sihir dengan berbagai mata pelajaran lainnya.

Untuk mempelajari program baru yang menarik ini, mahasiswa harus memiliki minimal gelar Honours 2:1 (atau setara dengan gelar internasional) dalam disiplin ilmu sosial atau humaniora. 

Namun, jika kandidat yang berminat memiliki IPK 2:2 atau setara, berasal dari latar belakang akademis yang berbeda yang setara dengan tingkat sarjana, atau memiliki pengalaman kerja yang relevan, lamaran mereka juga akan dipertimbangkan.

Sedangkan durasi waktu program ini adalah satu tahun untuk kuliah penuh waktu dan dua tahun untuk pilihan paruh waktu.

"Dengan menempatkan program ini di dalam Institut Studi Arab dan Islam, kami menempatkan warisan budaya Arab-Islam kembali ke tempatnya semula, yaitu di tengah-tengah studi ini dan di dalam sejarah "Barat"." Dekolonisasi, eksplorasi epistemologi alternatif, feminisme, dan anti-rasisme merupakan inti dari program ini," kata pihak universitas melansir laman Indian Express, Jumat (6/10/2023). 

Sebagai informasi, kelas pertama untuk program ini dijadwalkan akan dimulai pada September 2024. Jadi, apakah Anda berminat? (Kresensia Kinanti)

Penulis : Redaksi
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro