Sejarah dan fakta kota ghaib Saranjana./IMD
Entertainment

Apa itu Kota Saranjana? Ini Fakta dan Sejarahnya

Rendi Mahendra
Kamis, 23 November 2023 - 14:40
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Nama Saranjana kini menjadi viral di media sosial terutama setelah film Saranjana: Kota Ghaib tayang di bioskop di Indonesia pada akhir Oktober lalu. Meskipun film ini fiksi, namun sebagian besar masyarakat yang tinggal di Kota Ghaib bernama Saranjana itu mempercayai keberadaannya.

Sinopsis Film Saranjana: Kota Ghaib

Di tengah hiruk-pikuk kota Jakarta, sekelompok musisi muda band bernama "Harmony Echo" bersiap untuk tur konser.

Namun, kegembiraan mereka terguncang ketika Shita (Adinda Azani), sang vokalis, tiba-tiba menghilang secara misterius di tengah konser di Kotabaru, Kalimantan Selatan.

Dalam upaya untuk menemukan Shita, anggota band lainnya - Rama (Ibnu Jamil), Dita (Acha Sinaga), dan Angga (Ade Firman Hakim) - memulai perjalanan pencarian yang membawa mereka jauh melampaui batas dunia nyata.

Mereka mendengar kabar dari warga setempat bahwa Shita mungkin berada di Saranjana, sebuah kota ghaib yang konon hanya bisa dilihat oleh mereka yang memiliki kemampuan mata batin.

Maka dimulailah petualangan yang penuh dengan kejadian horor dan mistis. Dalam batas waktu tujuh hari, mereka harus mengatasi berbagai rintangan supranatural untuk memasuki Kota Saranjana dan membawa pulang Shita.

Setiap langkah mereka diwarnai dengan kejadian mistis, dari pertemuan dengan makhluk gaib yang menjaga kota hingga menghadapi ujian spiritual yang mempertanyakan keyakinan mereka sendiri.

Penuh dengan atmosfir misteri, film ini menyajikan ketegangan yang terus meningkat seiring berjalannya waktu.

Namun, di balik ketegangan dan ketakutan, Harmony Echo menemukan kekuatan persahabatan dan keberanian yang tak terduga. Dalam usaha mereka untuk menyelamatkan Shita, mereka menggali lebih dalam makna kepercayaan, mitos, dan keterhubungan antara dunia nyata dan alam gaib.

Fakta dan Sejarah Kota Saranjana

Gambaran kota saranjana dari cuplikan film Saranjana - Cinema21
Gambaran kota saranjana dari cuplikan film Saranjana - Cinema21

Kota Saranjana meskipun tidak tercatat di peta Indonesia, memiliki tempat dalam sejarah lama. Saranjana pernah tercatat dalam peta-peta kuno, seperti peta Salomon Muller 1845, peta Isaac Dornseiffen 1868, kamus Pieter Johannes Veth 1868, dan Sketch Map of the Residency Southern and Eastern Division of Borneo 1913.

Sejarawan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Mansyur melalui studinya, "Saranjana in Historical Record: The City's Invisibility in Pulau Laut, South Kalimantan," menyajikan beberapa versi lokasi Saranjana.

Menurut Mansyur, versi pertama menempatkan keberadaan Saranjana di Kotabaru. Versi kedua menyebutkan Saranjana berada di Teluk Tamiang, Pulau Laut.

Sementara versi ketiga menempatkannya di sebuah bukit kecil di Desa Oka-oka. Nama Saranjana juga terkait dengan legenda Gunung Sebatung, yang menambahkan unsur mitologi dan sejarah pada kisah ini.

Legenda Gunung Sebatung menceritakan tentang dua anak Raja Pakurindang, Sambu Ranjana dan Sambu Batung, yang sering berkelahi. Untuk mengakhiri pertengkaran mereka, sang raja membagi kekuasaan, dengan Sambu Batung menguasai alam manusia sebagai Gunung Sebatung, dan Sambu Ranjana membangun Kota Saranjana di alam gaib.

Keunikan Saranjana terletak pada keyakinan bahwa kota ini hanya bisa dilihat oleh mereka yang memiliki mata batin.

Meskipun tak terlihat oleh orang awam, Saranjana dipercaya sebagai kota yang maju dan modern, menciptakan daya tarik tersendiri bagi masyarakat setempat.

Sebelum film ini dibuat, Saranjana telah menjadi perbincangan di berbagai platform. Foto-foto indah Bukit Mamake yang diduga sebagai pintu gerbang menuju kota gaib ini menjadi viral, memicu rasa ingin tahu dan ketertarikan publik.

Penulis : Rendi Mahendra
Editor : Rendi Mahendra
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro