Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

INDONESIA FASHION WEEK: OZLA, misi sosial Lenny Agustin dalam mode

JAKARTA: Perancang mode yang anggota Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) Lenny Agustin merupakan salah satu lokomotif Indonesia Fashion Week untuk mengembangkan produk industri kreatif, yang diharapkan dapat memberikan nilai tambah
- Bisnis.com 19 Januari 2013  |  03:37 WIB

JAKARTA: Perancang mode yang anggota Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) Lenny Agustin merupakan salah satu lokomotif Indonesia Fashion Week untuk mengembangkan produk industri kreatif, yang diharapkan dapat memberikan nilai tambah produk fashion, kata salah seorang eksekutif IFW.


Dina Midiani, Direktur IFW, mengatakan perancang mode Lenny Agustin merupakan salah satu lokomotif IFW yang dapat mengembangkan produk kreatif bidang fashion.


Lenny yang telah memilih label antara lain  first line Lenny Agustin, second Line dengan label Lennor itu kini mengembangkan produk kreatif berupa aksesoris fashion dengan brand OZLA.


Untuk mengembangkan brand tersebut Lenny yang dikenal dengan rancangan yang funky, playfull itu menggandeng artis yang peduli dengan masalah sosial, Olivia Zalianty. 


"Saya melatih orang-orang yang jobless untuk membuat aksesoris OZLA," kata Lenny, yang rambut pendek  yang suka ganti warna rambut itu.


Dia sudah melatih 80 orang di Pekalongan, Jateng dan Majenang, Jabar.


Akseroris fashion yang dibuatnya dapat berupa tas, tas laptop, dan berbagai aksesoris lainnya. Produk kreatif itu dibuat dengan mengolah bahan perca kain batik atau  kain celup ikat  dengan teknik  usus sumbu. Lalu sumbu yang dibalut kain perca itu dibentuk motif lagi, misalnya, bentuk kawung.


"Ini baru tahap pelatihan. Saya nanti memproduksi OZLA dengan kualitas ekspor," kata Lenny di Butik Lenny Agustin, di kawasan Setia Budi, Jakarta Selatan.


OZLA, kata Lenny, juga mempunyai misi sosial yang 10% dari keuntungan dikembalkan untuk kegiatan sosial.


Adanya pengembangan produk kreatif itu, kata Dina, dapat membuka peluang kerja dan juga dapat meningkatkan permintaan terhadap bahan batik dan bahan lainnya. "Misi kita [Indonesia Fashion Week] untuk mensejahterakan semua industri mode," kata Dina. (arh)


 
 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Aprika Rani Hernanda

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top