Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Indonesia Butuh Edukasi Soal Sejarah Batik

Bisnis.com, JAKARTA – Indonesia butuh buku-buku soal batik karya anak bangsa yang dapat mengedukasi masyarakat tentang sejarah dan falsafah batik.
Gloria Natalia Dolorosa
Gloria Natalia Dolorosa - Bisnis.com 19 Juli 2013  |  16:40 WIB
Indonesia Butuh Edukasi Soal Sejarah Batik

Bisnis.com, JAKARTA – Indonesia butuh buku-buku soal batik karya anak bangsa yang dapat mengedukasi masyarakat tentang sejarah dan falsafah batik.

Larasati Suliantoro, Ketua Paguyuban Pecinta Batik Indonesia (PPBI) Sekar Jagad, mengatakan euforia mengenakan batik saat ini luar biasa besar, akan tetapi catatan sejarah batik dari Indonesia tidak ada. Karena itu, tidak heran masyarakat Indonesia kurang punya pengetahuan soal batik dan tidak peduli motif batik yang dikenakannya.

“Batik dari teknik asal nenek moyang kita lama-lama menghilang salah satunya karena pasar dibanjiri batik printing.Kita juga tidak pernah bikin buku soal batik,” kata Larasati seusai diskusi tentang Batik Indonesia untuk Dunia, Jumat (19/7/2013).

Menurutnya, anak-anak muda tidak suka mengenakan batik lantaran tidak dididik orangtuanya untuk memakai kain warisan nenek moyang itu. Padahal, menurut Larasati, batik itu tidak sekadar busana atau penghias ruang, melainkan bentuk kesenian. Dia memaknai batik sebgai bentuk seni dari perempuan Jawa.

Larasati sendiri saban hari mengenakan batik. Perempuan berusia 78 tahun ini sudah 60 tahun memakai batik. Saat ditemui dia tengah mengenakan kain batik bermotif parang rusak barong, berpadu dengan selendang bermotif celeng kewengen yang disampirkan di bahu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

batik
Editor : Lahyanto Nadie

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top