Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Enzim Nanas Dapat Sembuhkan Luka Diabetis

Bisnis.com, JAKARTA—Buah nanas yang ranum dan manis rasanya dagingnya, ternyata memiliki banyak manfaat. Salah satunya bisa membantu penyembuhan luka  pada penderita diabetes mellitus (DM).Itu merupakan hasil penelitian pertama di Indonesia,
Rahmayulis Saleh
Rahmayulis Saleh - Bisnis.com 23 Juli 2013  |  04:12 WIB
Enzim Nanas Dapat Sembuhkan Luka Diabetis
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA—Buah nanas yang ranum dan manis rasanya dagingnya, ternyata memiliki banyak manfaat. Salah satunya bisa membantu penyembuhan luka  pada penderita diabetes mellitus (DM).

Itu merupakan hasil penelitian pertama di Indonesia, dan bahkan di dunia, tentang enzim nanas dapa membantu sembuhkan luka diabetes tersebut.

Adalah Debie Dahlia, salah seorang mahasiswa Program Doktor Fakultas Ilmu Keperawatan (PIK) Universitas Indonesia, yang membuktikan tentang hal tersebut.

Debie melakukan penelitian pemberian bromelain topikal dari buah nanas, yang memiliki efek penyembuhan pada tikus dengan perlukaan diabetes.

Berkat hasil penelitiannya tersebut, mengantarkan dirinya menjadi doktor ke-10 yang lulus dari program Doktoral FIK UI, dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,71.

Dalam pidato promosi doktornya, Debie menyampaikan disertasi yang berjudul Efektivitas Bromelain Topikal Pada Penyembuhan Luka Tikus Diabetikum: Tinjauan Khusus Terhadap Ekspresi MMP-9, TIMP-1, TGF-β Pada Fase Inflamasi, Proliferasi dan Maturasi.

Promosi doktor tersebut diketuai oleh Dekan FIK-UI Dewi Irawaty, dengan promotor Prof. Elly Nurachmah,  berlangsung Senin (22/7/2/13) di Auditorium Ojo Radiat FIK-UI, Depok.

Disertasi Debie bertujuan untuk mengetahui efektifitas bromelain topikal pada luka tikus diabetes, dan pengaruhnya terhadap ekspresi MMP-9, TIMP-1, dan TGF- selama fase  peradangan, proliferasi dan maturasi. Bromelain adalah enzyme protease dari tanaman nanas, yang telah dibuktikan baik in vitro dan in vivo, efektif sebagai anti inflamasi dan imunomodulator.

Farida Haryoko, Kepala Kantor Komunikasi UI, dalam rilisnya Senin (22/7/2013), mengatakan penelitian ini merupakan penelitian eksperimental, dengan rancangan penelitian randomized post test control design, dengan menggunakan hewan coba tikus Sprague Dawley.

Dari hasil penelitian itu, diketahui bahwa terjadi perbedaan bermakna rate penyembuhan luka, antara kelompok kontrol DM dengan kelompok perlakuan bromelain topikal, dan bromelain standar.

Dengan kata lain, pemberian bromelain topikal memiliki efek penyembuhan pada tikus dengan perlukaan DM.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

penelitian nanas diabetis
Editor : Ismail Fahmi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top