Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Buku Kontroversial 33 Tokoh Sastra Indonesia Paling Berpengaruh Diluncurkan

Maman S Mahayana yang tengah berada di Korea Selatan dan tidak bisa hadir dalam peluncuran buku menegaskan bahwa kontroversi bakal terjadi dalam pemilihan tokoh buku tersebut. Namun, katanya, mau tidak mau buku harus disusun dan disebarluaskan.
Miftahul Khoer
Miftahul Khoer - Bisnis.com 04 Januari 2014  |  08:40 WIB

Bisnis.com, JAKARTA- Buku 33 Tokoh Sastra Indonesia Paling Berpengaruh resmi diluncurkan Pusat Dokumentasi Sastra (PDS) H.B. Jassin, Jumat (3/1/2014) di Yayasan PDS H.B Jassin Taman Ismail Marzuki.

Berthold Damsausher salah satu anggota Tim 8 sebagai penyusun mengatakan buku tersebut menjelaskan kisah sejarah sastra Indonesia modern paling komprehensif yang dihasilkan penulis Indonesia.

“Kalau buku ini diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris mungkin tidak akan kalah penting dari buku karya kritikus sastra Belanda A. Teeuw yang berjudul Modern Indonesia Literature,” katanya.

Buku 33 Tokoh Sastra Indonesia Paling Berpengaruh memiliki ketebalan lebih dari 700 halaman. Tim 8 sebagai penyusun menjelaskan satu persatu pengaruh dari ke-33 tokoh sastra tersebut baik dari karya maupun perilaku sang tokoh.

Jamal D Rahman, ketua Tim 8 mengatakan ke-33 tokoh yang ada dalam buku tersebut tidak melulu sastrawan, akan tetapi orang-orang yang terlibat dalam kesusastraan di Indonesia sejak abad 20.

Menurutnya, kriteria yang disepakati dalam buku tersebut antara lain pengaruh ketokohan dengan konteks nasional, pengaruh ketokohan yang tidak temporal, ketokohan yang menjadi posisi kunci, penting dan menentukan serta pengaruh ketokohan sebagai pencetus yang melahirkan pengikut bahkan penentang.

“Kami menyadari hasil kerja yang dilakukan akan sangat memicu perdebatan di kalangan peminat sastra Indonesia. Namun begitu kami sudah melakukan yang terbaik,” katanya.

Salah satu anggota Tim 8, Maman S Mahayana yang tengah berada di Korea Selatan dan tidak bisa hadir dalam peluncuran buku menegaskan bahwa kontroversi bakal terjadi dalam pemilihan tokoh buku tersebut. Namun, katanya, mau tidak mau buku harus disusun dan disebarluaskan.

“Jika ada yang menanyakan kenapa mesti 33 tokoh bukan 10, 40 atau 100? Maka saya akan menjawab, ya kami memilih 33 nama. Jadi berapa pun nama yang dimunculkan, itu perkara relatif,” paparnya.

Adapun, buku 33 Tokoh Sastra Indonesia Paling Berpengaruh terbitan KPG tersebut antara lain memuat Kwee Tek Hoay, Marah Roesli, Muhammad Yamin, Hamka, Armijn Pane, Sutan Takdir Alisjahbana, Achdiat Karta Mihardja, Amir Hamzah, Trisno Sumardjo, H.B Jassin dll.

Sementara, Tim 8 penyusun buku beranggotakan antara lain Acep Zamzam Noor, Agus R Sardjono, Ahmad Gaus, Berthold Damsausher, Jamal D. Rahman, Joni Ariadinata, Maman S Mahayana, dan Nenden Lilis. Acara tersebut dimeriahkan juga oleh pembacaan puisi dari sastrawan Krishna Pabicara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

buku tokoh sastra
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top