Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

MINYAK KELAPA: Turunkan Kolesterol Jahat, Naikkan Kolesterol Baik

Sekelompok ahli gizi dan ilmuwan telah dikritik, karena salah memberi label pada minyak kelapa yang dinilai sebagai promotor kolesterol jahat (LDL).
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 16 Desember 2014  |  17:28 WIB
Minyak kelapa - huffingtonpost.ca
Minyak kelapa - huffingtonpost.ca

Bisnis.com, JAKARTA— Sekelompok ahli gizi dan ilmuwan telah dikritik, karena salah memberi label pada minyak kelapa yang dinilai sebagai promotor “kolesterol jahat” (LDL).

Padahal,  belum lama telah terungkap bahwa minyak kelapa sama sekali tidak buruk dan tidak meningkatkan LDL yang merupakan kolesterol jahat, namun justru meningkatkan HDL atau kolesterol baik.

Seperti dilansir Dailyhealthpost.com, penelitian lebih lanjut membawa titik terang bahwa minyak kelapa tidak hanya membakar lemak perut, tetapi juga meningkatkan fungsi tiroid, meningkatkan metabolisme, dan berhubungan dengan penurunan berat badan yang cukup besar.

Sebanyak 50 persen kandungan lemak dalam minyak kelapa adalah lemak yang jarang ditemukan di alam yang disebut asam laurat. Tubuh Anda mengubah asam laurat menjadi monolaurin, yang memiliki anti-virus, anti-bakteri dan anti-protozoa.

Nigel Turner dan Jiming Ye dari Sydney Garvan Institute of Medical Research membandingkan metabolisme lemak dan resistensi insulin pada tikus yang diberi diet minyak kelapa dan lemak babi.

"Asam lemak rantai menengah seperti yang ditemukan dalam minyak kelapa menarik bagi kami karena sangat berbeda dengan lemak biasanya yang kerap ditemukan dalam makanan kita," kata pemimpin studi Turner, Selasa (16/12/2014).

"Berbeda dengan asam lemak rantai panjang yang terkandung dalam lemak hewan, asam lemak rantai menengah yang cukup kecil  masuk ke mitokondria dan dapat diubah menjadi energi."

Minyak kelapa memiliki efek langsung menekan inflamasi dan memperbaiki jaringan, dan juga dapat berkontribusi dengan menghambat mikroorganisma usus yang berbahaya yang menyebabkan peradangan kronis.

Minyak kelapa juga digunakan untuk perawatan rambut, perawatan kulit, menghilangkan stres, menjaga kadar kolesterol, meningkatkan imunitas, pencernaan, bantuan dari masalah ginjal, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, diabetes, HIV dan kanker, perawatan gigi, dan bahkan kekuatan tulang.

Tapi, salah satu daerah minyak kelapa paling bekerja signifikan adalah di area yang meningkatkan metabolisme, mengurangi lemak tubuh, dan membantu menurunkan berat badan secara keseluruhan. (Bisnis.com)

BACA JUGA:

DIABETES: Ini Alasan Perlu Turunkan Berat Badan

RAMALAN SHIO 2015: Shio Kambing, Disenangi Pacar & Rekan Kerja

 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

minyak kelapa sawit minyak kelapa

Sumber : Bisnis.com

Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top