Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hati-Hati, Proses Penuaan Kulit dimulai Sejak Usia 20-an

Memiliki kulit halus dan kencang tentu menjadi impian setiap orang baik pria maupun wanita. Namun, proses penuaan pada kulit menjadi momok yang tidak bisa dihindarkan. Ini adalah proses alamiah yang dialami setiap orang. Seiring bertambahnya usia, penuaan pada kulit ditandai dengan kemunculan kerutan dan keriput
Rezza Aji Pratama
Rezza Aji Pratama - Bisnis.com 19 Juni 2016  |  15:27 WIB
Hati-Hati, Proses Penuaan Kulit dimulai Sejak Usia 20-an
Penuaan dini - youglo.co
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA-

Memiliki kulit halus dan kencang tentu menjadi impian setiap orang baik pria maupun wanita. Namun, proses penuaan pada kulit menjadi momok yang tidak bisa dihindarkan. Ini adalah proses alamiah yang dialami setiap orang. Seiring bertambahnya usia, penuaan pada kulit ditandai dengan kemunculan kerutan dan keriput.

Menurut dokter spesialis kulit dan kelamin RS Pondok Indah-Puri Indah Susie Rendra, penuaan pada kulit bahkan sudah dimulai sejak usia 20-an. Ini ditandai dengan adanya kerutan, kulit kendur, pigmentation, kulit kering dan kasar, kulit menipis, volume loss, mudah memar, dan proses penyembuhan yang lebih lambat.

“Penuaan tidak bisa dilawan sehingga harus dicegah diantisipasi dengan perawatan sejak dini,” katanya.

Susie menjelaskan penuaan kulit terjadi akibat faktor internal dan eksternal. Namun, faktor internal hanya menyumbang sekitar 10%. Adapun sisanya disebabkan oleh faktor eksternal seperti paparan sinar matahari, stress, hingga gaya hidup tidak sehat seperti merokok, kurang tidur, mengonsumsi alkohol, serta mengonsumsi gula. Inilah yang seringkali membuat seseorang mengalami penuaan dini.

Saat proses penuaan dimulai pada usia 20-an, dampaknya memang belum terlihat secara jelas. Tanda-tanda awal yang muncul antara lain garis senyum yang semakin dalam dan mata yang turun. Oleh karena itu dia menyarankan agar melakukan pencegahan sejak dini agar proses penuaan tidak berjalan terlalu cepat.

Proses pencegahan ini bisa dimulai dengan memperhatikan beberapa hal. Paparan sinar matahari misalnya, merupakan salah satu musuh utama kulit. Mereka yang bekerja di luar ruangan dengan yang bekerja di dalam ruangan akan terlihat sekali perbedaan kulitnya terutama di usia 40-an. Guna mencegah hal ini, Susie menyarankan agar selalu menggunakan tabir surya.

Lantas jenis tabir surya apa yang dibutuhkan? Saat ini sebenarnya sudah banyak beredar beragam produk tabir surya di pasaran. Biasanya dibedakan berdasarkan jumlah SPF yang terkandung di dalamnya. Semakin tinggi SPF-nya, semakin lama durasi perlindungan yang ditawarkan.

Bagi mereka yang bekerja di dalam ruangan, Susie menyarankan agar menggunakan tabir surya yang mengandung SPF 15. Adapun bagi yang bekerja di luar ruangan, minimal yang disarankan adalah SPF 30. Pemakaian tabir surya ini harus dilakukan konsisten dan berulang. Biasanya, tabir surya dengan SPF 15 hanya bertahan 2 jam. “Jadi dalam sehari harus dilakukan penggunaan tabir surya beberapa kali,” tambahnya.

Selain menggunakan tabir surya, Susie juga menyarankan untuk menghindari gaya hidup tidak sehat seperti merokok dan minum alkohol. Dalam sebuah penelitian terhadap dua orang kembar menunjukkan perbedaan kualitas kulit pada usia 40 tahun. Hal ini disebabkan karena salah satu dari dua orang kembar tersebut merupakan perokok aktif.

Kebiasaan buruk lain yang juga mempercepat proses penuaan adalah senam wajah. Banyak orang yang senang menggerakkan bagian tubuh di wajah agar lebih rileks. Namun menurut Susie, hal ini justru akan menimbulkan kerutan-kerutan pada wajah karena otot sering berkontraksi.

Guna mencegah penuaan dini, banyak orang yang menggunakan aneka cream tertentu. Sayangnya, banyak orang yang tidak konsisten menggunakannya. Padahal, Susie menuturkan penggunaan cream ini harus dilakukan seumur hidup. “Kecuali anda bisa menghentikan proses penuaan, pemakaian cream harus dilakukan sepanjang masa hidup kita. Ini bukan soal ketergantungan,” katanya.

Adapun jenis cream yang disarankan mulai dari cleanser, toner, pelembab, dan cream malam. Namun, bagi yang memiliki jenis kulit kering disarankan agar tidak menggunakan toner. Sedangkan bagi yang kulitnya berminyak sangat disarankan menggunakan cream jenis tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

penuaan
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top