Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

TREN RAMBUT PRIA: Penggunaan Pomade Mulai Menurun

Setelah sempat booming beberapa tahun terakhir, tren penggunaan pomade untuk menata rambut mulai menurun
Rezza Aji Pratama
Rezza Aji Pratama - Bisnis.com 30 Oktober 2016  |  07:35 WIB
Ilustrasi. - .Duwi Setiya Ariyanti
Ilustrasi. - .Duwi Setiya Ariyanti

Bisnis.com, JAKARTA— Setelah sempat booming beberapa tahun terakhir, tren penggunaan pomade untuk menata rambut mulai menurun.

Hairstylist sekaligus penggiat komunitas Indonesian Pomade Enthusiast Ernest Meikel mengatakan turunnya tren penggunaan pomade ini berkaitan dengan model rambut yang juga mulai berubah. Jika dulu para pria sangat menggemari model slickback atau undercut, saat ini model tersebut sudah mulai berkurang.

“Sebenarnya model undercut masih digemari tetapi tidak seheboh awal-awal kemunculannya,” ujarnya kepada Bisnis belum lama ini.

Ernest menambahkan saat ini model rambut yang mulai digemari adalah model crop hair. Ini merupakan jenis potongan pendek yang nyaris botak. Menurutnya, model seperti ini tidak perlu menggunaan pomade dalam penataanya.

Bagi mereka yang masih menggunakan pomade, Ernest menyarankan agar tidak mengaplikasikannya pada rambut setiap hari. Sebaiknya dalam beberapa saat rambut diberikan waktu istirahat dari produk-produk semacam itu. Meskipun ada pomade yang diklaim menggunakan bahan dasar herbal, Ernest menuturkan jika dipakai secara berkala hal itu tetap saja akan merusak rambut.

Sebelum menggunakan pomade, Ernest juga menyarankan untuk mengenali terlebih dahulu jenis produknya. Saat ini terdapat dua jenis pomade yaitu oil base dan water base. Oil base lebih cocok digunakan oleh mereka yang banyak beraktivitas di luar ruang karena lebih tahan air. Namun kekurangannya produk oil base sulit dibersihkan.

Sebaliknya, pomade water base sebaiknya dipakai oleh mereka yang beraktivitas di dalam ruangan. Produk water base lebih mudah dicuci tetapi sensitif jika terkena air atau keringat.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gaya hidup
Editor : Linda Teti Silitonga
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top