Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pentingnya Sarapan Masih Sering Diabaikan

Pentingnya sarapan rupanya masih diabaikan oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Data terbaru menunjukkan hanya 8,1% wanita yang mengonsumsi sarapan seimbang
Rezza Aji Pratama
Rezza Aji Pratama - Bisnis.com 22 November 2016  |  22:58 WIB
Pentingnya Sarapan Masih Sering Diabaikan
Ilustrasi - bplans
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA—Pentingnya sarapan rupanya masih diabaikan oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Data terbaru menunjukkan hanya 8,1% wanita yang mengonsumsi sarapan seimbang

Ketua Umum Pergizi Pangan Hardinsyah mengatakan dari riset yang dilakukannya 1 dari 3 orang dewasa di perkotaan melewatkan sarapan mereka. Padahal, sarapan seimbang merupakan awal yang baik untuk menjalani gaya hidup sehat.

Fungsi utama sarapan adalah untuk mengakhiri kondisi perut kosong di malam ahri dengan memberikan nutrisi yang diperlukan tubuh.

“Pola diet seimbang adalah 55% energi berasal dari berkarbohidrat, tinggi akan serat dan rendah akan indeks glikemik,” ujarnya, Selasa (22/11). Hardinsyah mengatakan menjaga sarapan bagi masyarakat di perkotaan memang bukan perkara mudah.

Berdasarkan hasil risetnya pada 2015 lalu, sebagian besar alasan orang tidak sarapan karena tidak biasa (53,5%), waktu terbatas (26,4%), tidak lapar (15,5%), khawatir gemuk (4,6%) dan terakhir karena ketiadaan makanan yang hendak disantap.

Pada saat sarapan pola makan idealnya terbagi menjadi tiga jenis yaitu karbohidrat, protein, dan minuman. Karbohidrat bisa didapatkan dari nasi, mie, dan roti. Adapun protein berasal dari ikan, tempe, telur, dan daging.

Begitu pentingnya sarapan, Academy Nutrition and Dietetics sampai memasukkan ‘mengonsumsi sarapan’ sebagai salah satu dari jajaran 16 tips kesehatan di tahun 2016.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kesehatan sarapan
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top