Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Demi Lingkungan, Gucci & Giorgio Armani Hilangkan Produk Berbulu

Gucci akan menghilangkan produk bulu-buluan dari daftar koleksinya. Hal ini dilakukan demi membangun bisnis yang bertanggung jawab dengan lingkungan.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 18 Oktober 2017  |  17:30 WIB
Demi Lingkungan, Gucci & Giorgio Armani Hilangkan Produk Berbulu
Logo Gucci - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, MILAN – Gucci akan menghilangkan produk bulu dari daftar koleksinya. Hal ini dilakukan demi membangun bisnis yang bertanggung jawab dengan lingkungan.

Dikutip dari Bloomberg, Rabu (18/10/2017), rumah mode yang berbasis di Milan ini akan menjual produk alas kaki menggunakan bahan bulu dalam program amal. Selama ini Gucci menggunakan kulit binatang yang mengundang protes dari berbagai pihak.

Rencananya, perusahaan consumer goods seperti Unilever dan Nestle SA juga akan ikut berpartisipasi. Hal yang sama juga telah dilakukan oleh Giorgio Armani SpA dan platform e-commerce barang mewah Yoox Net-a-Porter Group SpA.

Gucci akan mengalihkan total penggunaan bulu hewan kepada bulu sintetik untuk produk alas kakinya pada 2020. Untuk itu, perusahaan juga ingin memastikan bahwa produk kulit, emas, dan berliannya bisa ditelusuri secara resmi pada 2025.

Pada 2015, aktris Jane Birkin meminta Hermes International untuk menghapus namanya dari tas ikoniknya setelah video dugaan penganiayaan muncul dari peternakan buaya di Texas yang menjadi pemasok perusahaan tersebut. Namun, tak lama dia membatalkan permintaan tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gucci
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top