Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Minum Alkohol Tingkatkan Resiko Terkena Kanker, Ini Penjelasannya

Minum alkohol, bahkan dalam jumlah ringan atau sedang, meningkatkan risiko beberapa kanker umum, menurut sebuah kelompok dokter kanker terkemuka, sebagaimana dikutip Live Sciense, Rabu 8 November 2017.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 09 November 2017  |  16:50 WIB
Minum Alkohol Tingkatkan Resiko Terkena Kanker, Ini Penjelasannya
Bir - Ilustrasi/Kaskus
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Minum alkohol, bahkan dalam jumlah ringan atau sedang, meningkatkan risiko beberapa kanker umum, menurut sebuah kelompok dokter kanker terkemuka, sebagaimana dikutip Live Sciense, Rabu 8 November 2017.

Pekan ini, American Society of Clinical Oncology (ASCO) mengeluarkan sebuah pernyataan yang mengidentifikasi alkohol sebagai faktor risiko "pasti" untuk kanker. Pernyataan tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran tentang kaitan kuat antara alkohol dan kanker.

"Orang biasanya tidak mengasosiasikan minum bir, anggur dan minuman keras dengan peningkatan risiko terkena kanker dalam masa hidup mereka," ujar Dr. Bruce Johnson, presiden ASCO, dalam sebuah pernyataan.

Sebuah survei baru-baru ini dari organisasi tersebut menemukan bahwa 70 persen orang Amerika tidak tahu bahwa meminum alkohol adalah sebuah faktor risiko kanker. "Namun, kaitan antara peningkatan konsumsi alkohol dan kanker telah mapan," kata Johnson.

Di seluruh dunia, diperkirakan sekitar 5 persen kanker baru dan 6 persen kematian akibat kanker setiap tahunnya terkait langsung dengan konsumsi alkohol, menurut pernyataan ASCO.

Pernyataan tersebut juga mengutip sebuah laporan baru-baru ini dari World Cancer Research Fund dan American Institute for Cancer Research, yang menyimpulkan bahwa ada bukti meyakinkan bahwa minum alkohol dapat menjadi penyebab tujuh jenis kanker. Ini termasuk kanker payudara, kanker kolorektal, kanker kerongkongan, kanker hati dan kanker rongga mulut, faring dan laring (juga disebut sebagai "kanker kepala dan leher").

Bahkan, minum satu minuman beralkohol per hari dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker payudara sebesar 5 persen, peningkatan 17 persen risiko kanker orofaring (kanker di bagian tengah tenggorokan) dan peningkatan risiko 30 persen dari kanker kerongkongan, dibandingkan dengan tidak minum, menurut sebuah studi tahun 2013 yang dikutip oleh pernyataan ASCO.

Minum lebih berat dikaitkan dengan risiko kanker yang lebih besar, kata pernyataan tersebut. Orang yang minum lebih dari empat minuman beralkohol sehari memiliki risiko lima kali terkena kanker rongga mulut dan faring, lima kali berisiko terkena kanker kerongkongan dan dua kali berisiko terkena kanker hati, dibandingkan dengan mereka yang tidak minum.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

minuman beralkohol

Sumber : Tempo.co

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top