Begini Efek Polusi Udara terhadap Kualitas Sperma

Polusi udara telah menjadi penyebab keprihatinan serius yang mempengaruhi kota-kota besar di dunia, seperti di India, dan China.Konsekuensi terburuk baru-baru ini disaksikan di Ibu Kota India, Delhi. Sekolah ditutup, semua alat transportasi utama seperti bus, kereta api serta penerbangan sangat terpengaruh.
Nancy Junita | 23 November 2017 11:52 WIB
Ilustrasi sperma - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Polusi udara telah menjadi penyebab keprihatinan serius yang mempengaruhi kota-kota besar di dunia, seperti di India, dan China.
Konsekuensi terburuk baru-baru ini disaksikan di Ibu Kota India, Delhi. Sekolah ditutup, semua alat transportasi utama seperti bus, kereta api serta penerbangan sangat terpengaruh.

Meningkatnya tingkat polusi udara dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius. Masalah pernapasan, infeksi paru-paru dan asma adalah beberapa efek samping polusi udara yang paling umum. Selain itu, polusi udara berdampak serius pada kualitas sperma pria.

Sebuah studi baru menemukan hubungan yang kuat antara polusi udara dan penurunan kualitas sperma, seperti dilansir www.boldsky.com, Kamis (23/11/2017).

Menurut penulis utama penelitian tersebut Dr Lao Xiang Qian dari Chinese University of Hong Kong, bahwa polusi udara adalah satu-satunya risiko kesehatan lingkungan terbesar di dunia.

Saat kita bernapas di daerah dengan tingkat polusi udara yang tinggi, partikulat halus yang mengandung bahan kimia beracun seperti logam berat masuk ke paru-paru, memungkinkan polutan memasuki aliran darah, dan dengan demikian merusak air mani.

Untuk penelitian ini, para periset telah mmeneliti sampel kualitas sperma dari 6.500 pria di kelompok usia 15-49 tahun di Taiwan, dan mencocokkannya dengan tingkat partikulat halus di kawasan rumah responden.

Mereka menemukan hubungan yang kuat antara tingkat polusi udara yang tinggi dan bentuk sperma yang tidak normal. Efeknya relatif kecil, namun mengingat prevalensi polusi udara, para periset mencatat bahwa bahkan sedikit perubahan yang diakibatkannya dapat menghadirkan tantangan kesehatan masyarakat yang utama.

Tag : polusi udara
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top