Falcon Pictures : Film Hollywood Mulai Takut Bersaing Dengan Film Indonesia

Pertumbuhan film Indonesia itu membuat pesaing yakni film asing dari Hollywood mulai ketar-ketir. Menurut Frederica, film asing lebih waspada dengan memilih tanggal rilis film mereka di Indonesia.
Ilman A. Sudarwan
Ilman A. Sudarwan - Bisnis.com 24 Desember 2017  |  14:25 WIB
Falcon Pictures : Film Hollywood Mulai Takut Bersaing Dengan Film Indonesia
Si Juki - Faza Meonk/Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Produser Falcon Pictures Frederica mengatakan saat ini industri perfilman tanah air sedang benar-benar tumbuh.

Pertumbuhan film Indonesia itu membuat pesaing yakni film asing dari Hollywood mulai ketar-ketir. Menurut Frederica, film asing lebih waspada dengan memilih tanggal rilis film mereka di Indonesia.

Dia menuturkan, saat ini jumlah penonton film Indonesia terus meningkat. Tahun lalu saja jumlah penonton film Indonesia disebutkan mencapai angka sekitar 34,5 juta orang. Menurutnya, tahun ini akan ditutup dengan jumlah yang lebih besar.

Hal ini membuat film asing mulai berpikir dua kali untuk masuk ke Indonesia. Mereka juga perlu memperkirakan akan tayang bersamaan dengan film lokal seperti apa. Selain itu menurut Frederica, film asing saat ini juga mulai menerapkan promosi film di Indonesia.

"Mereka yang takut kalau sekarang, coba lihat dulu mana ada film asing yang promosi di Indonesia? Sekarang mereka melakukan itu, persaingannya lebih ketat dengan film lokal saat ini," katanya.

Falcon Pictures optimistis melihat potensi pertumbuhan pasar perfilman Indonesia tahun depan. Frederica mengatakan Falcon akan memproduksi lebih banyak film di tahun depan untuk memaksimalkan potensi tersebut.

"Kalau kita tahun ini ada sekitar lima judul film, tahun depan kita rencananya akan meningkatkan jumlah tersebut, sekitar dua kali lipat, double lah," katanya.

Melihat persaingan yang sudah semakin terbuka itu, Frederica mengatakan tak takut untuk bersaing dengan film Hollywood.

Baru-baru ini Falcon merilis film Si Juki The Movie yang rencananya akan tayang serempak sejak 28 Desember 2018.

Meski harus bersaing dengan film asing seperti Star Wars: The Last Jedi yang diperkirakan akan menyedot jutaan penonton di Indonesia, Frederica yakin film ini bisa tetap mendapatkan jumlah penonton yang diinginkan.

Mereka juga melakukan promo unik untuk film ini dengan menempatkan maskot karakter Si Juki di beberapa bioskop di Indonesia.

Selain itu, Frederica mengatakan bahwa mereka juga telah melakukan school visit untuk mempromosikan filmnya. Dia mengatakan bahwa film ini akan menyasar penonton dari kalangan usia SMP-SMA.

Sejumlah nama besar terlibat sebagai pengisi suara. Di antaranya ada Bunga Citra Lestari, Pandji Pragiwaksono, Arie Kriting, Babe Cabita, Tarzan, Mongol, Indro Warkop dan Butet Kertaradjasa.

Si Juki merupakan karakter yang dibuat komikus Faza Meonk.

Film Si Juki menceritakan tentang karakter Si Juki, seorang selebriti yang sedang berada di puncak karirnya. Sikapnya yang polos, jenaka dan berani untuk menjadi berbeda membuatnya disukai banyak orang. Hingga sebuah kesalahan membuatya berbalik menjadi musuh nomor satu di Indonesia.

Di saat yang sama ada sebuah meteor yang diperkirakan akan menghantam Indonesia. Di titik itu seorang ilmuwan meminta bantuannya untuk menyelamatkan negeri ini. Sanggupkah Juki menyelamatkan Indonesia?

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
film indonesia

Editor : Saeno
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top