Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Cerita Tatan, Selebgram Anak dengan 3,4 Juta Follower

Meski anak di bawah 13 tahun belum boleh memiliki akun Instagram, nyatanya sudah lumrah ditemui akun-akun khusus bayi dan anak.
Ilman A. Sudarwan
Ilman A. Sudarwan - Bisnis.com 02 Februari 2018  |  08:58 WIB
Wajah baru Instagram - Antara
Wajah baru Instagram - Antara

Bisnis.com, JAKARTA — Fenomena anak menjadi selebritas Intagram atau selebgram tengah menjamur seiring dengan popularitas aplikasi berbagi foto milik Facebook tersebut.

Meski anak di bawah 13 tahun belum boleh memiliki akun Instagram, nyatanya sudah lumrah ditemui akun-akun khusus bayi dan anak.

Salah satunya akun @jrsugianto milik Jonathan Sugianto atau lebih dikenal sebagai Tatan di jagat maya. Akun ini bisa dikategorikan sebagai salah satu selebgram anak dengan jumlah pengikut terbanyak di Indonesa, yakni 3,4 juta.

Jelas bukan Tatan sendiri yang mengelola akun tersebut, tapi sang kakak, Geraldo Sugianto yang mengunggah foto dan video. Dia juga yang mengelola kegiatan endorsement yang menghasilkan jutaan rupiah sekali upload.

Ketenaran Tatan sebenarnya dimulai dari keisengan sang kakak membuatkan akun Instagram untuk Tatan dan mengunggah video tingkah laku adiknya yang menggemaskan.

Tak disangka-sangka, ternyata video tersebut menjadi viral karena banyak di-repost oleh akun-akun lain di Instagram. Salah satu akun yang ikut memopulerkan Tatan di dunia maya adalah selebritas Gisel Anastasia.

Dalam mengelola akun dengan jumlah pengikut jutaan itu, Gerald mengatakan kerap kali harus berhadapan dengan warganet yang bersikap kurang menyenangkan. Komentar mereka sering kali menghakimi akun Tatan adalah bentuk eksploitasi anak.

Meski ada sebagian kalangan yang mengkritik seperti demikian, tak sedikit pula warganet yang justru merasa terhibur dan mengapresiasi akun Tatan. Gerald menuturkan, apresiasi itu jadi kegembiraan tersendiri saat mengelola akun Tatan.

@jrsugianto dibuat pada November 2016 ketika umur Tatan 3,5 tahun. “Awalnya cuma bikin instagram iseng saja, isinya cuma foto-foto saja, yang follow juga cuma keluarga sama teman-teman kakaknya tatan,” kata Gerald kepada Bisnis beberapa waktu lalu.

Diakuinya, tak ada niat menjadikan Tatan sebagai selebgram. Akun media sosial yang dibuat untuk dokumentasi dan kenang-kenangan perkembangan Tatan dari kecil sampai dewasa.

Ketika sudah terkenal seperti sekarang, tak jarang yang memberikan penilaian negatif. “Mereka berkomentar yang enggak bener, ya mungkin karena followers nggak kenal Tatan, jadi mereka nggak tahu kondisinya.”

Lalu, bagaimana memastikan kegiatan selebgram tidak mengganggu tumbuh kembang atau kondisi fisik dan psikologis anak? Gerald mengklaim tak pernah memaksa Tatan, jika anaknya tak nyaman maka kegiatan mengambil foto dan video akan dihentikan.

Bahkan, dia menyebut Tatan tahu dirinya terkenal di Instagram. “Mungkin sampai saat ini dia belum paham sepenuhnya, tetapi yang jelas dia tahu bahwa orang-orang itu manggil atau minta berfoto bersama dengan Tatan karena mereka suka sama dia, tidak bermaksud jahat, dan tidak perlu ditakuti.”

Sayangnya, untuk jasa endorse, Gerald tidak bersedia berkomentar banyak. “Tidak bersedia membahas endorse, maaf.”

Dia menyebut, uang yang didapat akan digunakan untuk Tatan kelak. Bahkan, rekeningnya pun sudah atas nama Tatan. Untuk akunnya pun akan diserahkan ke Tatan ketika sudah cukup umur.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

instagram
Editor : M. Taufikul Basari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top