Budaya Korporasi, Buku Karya Mantan Direktur Umum & SDM PT Jamsostek (Persero)

Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini M. Soemarno memberi catatan bahwa efektivitas pimpinan BUMN sebagai culture ambassador. Kalimat itu menjadi pembuka dalam kata pengantar buku berjudul Budaya Korporasi, Elemen Fundamental Transformasi Korporasi karya Amri Yusuf.
R. Fitriana | 26 Februari 2018 17:28 WIB
Buku Budaya Korporasi: Elemen Fundamental Transformasi Korporasi - Jibi/R. Fitriana

Judul Buku: Budaya Korporasi, Elemen Fundamental
Transformasi Korporasi
Penulis : Amri Yusuf
Penerbit : PT Kompas Media Nusantara
Tebal : 692 halaman
Cetakan : Pertama, Januari 2018
ISBN : 978-602-412-339-0

Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini M. Soemarno memberi catatan bahwa efektivitas pimpinan BUMN sebagai culture ambassador. Kalimat itu menjadi pembuka dalam kata pengantar buku berjudul Budaya Korporasi, Elemen Fundamental Transformasi Korporasi karya Amri Yusuf.

Dalam perspektif pengelolaan korporasi, terutama di era disrupsi atau era volatility, uncertainty, complexity, ambiquity (VUCA) atensi terhadap pentingnya pengelolaan human capital trend-nya semakin meningkat dan menguat. Para pemimpin bisnis semakin menyadari bahwa aset berharga yang paling menentukan pertumbuhan dan masa depan korporasi terletak pada kapasitas atau kompetensi people, bukan pada besarnya aset fisik, ekuitas, atau size bisnis.

Pada buku ini Amri melengkapi hasil penulisannya selama 1 tahun dengan berbagai macam tabel, gambar, dan implementasi program strategis empat BUMN yang sukses, yakni PT Bank Mandiri Tbk., PT KAI, PT Garuda Indonesia Tbk., dan BPJS Ketenagakerjaan. Selain itu, buku ini juga menyoroti tentang prinsip dan strategi pengembangan budaya korporasi yang tergambar dalam grand strategy pengembangan budaya korporasi.

Grand strategy tersebut mencakup enam elemen prinsip pengembangan budaya korporasi dan empat pilar strategi generik budaya korporasi. Bagi perusahaan boleh jadi memiliki pendekatan, strategi atau cara yang berbeda dalam membangun budayanya. Namun, berdasarkan penelitian dan pengamatan penulis, setidaknya setiap strategi yang dikembangkan masing-masing korporasi lazimnya akan menimbang beberapa hal terkait dengan tantangan dan hambatan pengembangan culture.

Selain itu, mempertimbangkan upaya untuk mempertajam fungsi dan peran corporate culture, pentingnya memperhatikan enam pilar prinsip pengembangan culture, dan bagaimana memperkuat empat pilar strategi itu. Semua hal yang termuat dalam kerangka atau model grand strategy itu merupakan elemen-elemen kunci atau faktor-faktor fundamental dalam mentransformasi budaya korporasi di setiap institusi.

Penulis berdarah Medan yang pernah dipercaya sebagai Direktur Umum dan SDM PT Jamsostek (Persero) dan sejak Maret 2017 sebagai Direktur Utama PT Pendidikan Maritim dan Logistik Indonesia, milik Manajemen PT Pelindo II ini, menilai keenam prinsip pengembangan budaya korporasi adalah tentang long term dan lintas generasi, disiplin dan persistence, tone of the top, sistem human capital terintegrasi, periodical assesment, dan adaptif.

Sementara itu, empat  pilar strateginya adalah tentang merancang roadmap dan journey pengembangan budaya korporasi. Kemudian, sosialisasi dan internalisasi intensif, sistematis, dan berkelanjutan. Lalu membangun komitmen dan keteladanan pimpinan pada semua level, serta terakhir mengelola perubahan dan mengatasi resistensi.

Yang pasti, buku ini merujuk pada berbagai basis teori dan konsep yang terkait dengan budaya korporasi dan perilaku organisasi yang selama ini sudah relatif dikenal dalam dunia akademik. Selain itu, buku ini juga banyak mengambil inspirasi dari berbagai praktik yang dikembangkan oleh sejumlah korporasi, baik nasional maupun multinasional.

Namun, bagi Amri Yusuf, realitas dalam dunia korporasi terkadang tidak se-simple teori dan konsep yang ditulis oleh para pakar. Dibutuhkan seni dan cara tertentu untuk mengeksekusi dan mengadaptasinya agar dapat diimplementasikan dengan baik.

Tag : buku
Editor : Bambang Supriyanto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top