Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Kubu Lyra Virna Sebut Ada Tour Masih Beroperasi

Usai mengisi acara di Trans TV, Lyra Virna didampingi suami dan kuasa hukumnya mengungkapkan diam-diam Ada Tour masih beroperasi. Padahal, agen perjalanan haji dan umrah tersebut sedang dalam penyelidikan polisi.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 09 April 2018  |  19:56 WIB
Kubu Lyra Virna Sebut Ada Tour Masih Beroperasi
Lyra Virna - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Perseteruan Lyra Virna dengan pemilik Ada Tour, Lasty Anniesa makin memanas. Setelah saling lapor, kini keduanya sama-sama berstatus tersangka.

Usai mengisi acara di Trans TV, Lyra Virna didampingi suami dan kuasa hukumnya mengungkapkan diam-diam Ada Tour masih beroperasi. Padahal, agen perjalanan haji dan umrah tersebut sedang dalam penyelidikan polisi.

"Hari ini terbuka fakta baru, dengan adanya video Skype dari Madinah yang mengatakan bahwa adanya kegiatan yang dilakukan ADA Tour and Travel, pembimbingnya itu mengatakan dia sedang membawa jemaah ADA Tour," ujar Razman Arif Nasution, kuasa hukum Lyra Virna di kawasan Jl.Tendean, Jakarta Selatan, Senin, 9 April 2018.

Menurut Razman, sementara ini ADA Tour tidak memiliki izin dari Kementrian Agama sehingga kegiatan mereka pun bisa dikatakan ilegal untuk memberangkatkan jamaah haji dan umroh ke Arab Saudi.

"Dari artikel yang kita baca dan data-data dari mas Fadlan dan mbak Lyra bahwa tidak ada izin dari Kementerian Agama untuk ADA Tour itu beroperasi. Kalau itu terjadi maka itu adalah proses yang ilegal, kalau itu ilegal maka hukum harus bertindak," terang Razman Arief Nasution.

Fakta tersebut menkadi pertanyaan besar bagi pihak Lyra Virna. Razman berharap seharusnya penyidik melihat adanya kecurangan do Ada Tour. "Artinya ada 2 kasus. Satu, kasus dari laporan mba Lyra dan jemaah. Kedua, kasus adanya operasi memberangkatkan jemaah yang lain padahal tidak ada izin resmi, dan ini berbahaya sekali," ujar Razman Arief Nasution.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

umroh

Sumber : Tempo.co

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top