Regenerasi Kulit: Kapan Harus Melakukan Eksfoliasi?

Melyawati merekomedasikan untuk melakukan eksfoliasi pada malam hari. Pasalnya, untuk pagi dan siang hari wajah akan lebih baik menggunakan tabir surya. "Malam saat kita istirahat, bisa penetrasi semua zat-zatnya, jadi akan lebih bagus kerjanya saat malam," tuturnya.
Asteria Desi Kartika Sari | 24 Mei 2018 18:33 WIB
Kulit kombinasi - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA -- Eksfoliasi adalah mengangkat sel kulit mati sehingga regenerasi sel kulit tak terhambat. Sel kulit mati yang menumpuk akan membuat kulit wajah terlihat kusam, kasar dan memunculkan banyak masalah seperti munculnya komedo dan jerawat.

Dermatologis Melyawati Hermawan mengatakan, terkadang kulit wajah yang kering juga bukan karena situasi benar-benar kulit kering, melainkan karena sel kulit mati yang menumpuk dan tan kunjung lepas.

Oleh karena itu, Melyawati menyebut eksfoliasi secara teratur dapat menghilangkan sumbatan dan regenarasi kulit agar berjalan dengan bagus kembali.

Menurutnya, kulit manusia memiliki proses regenarasi secara natural setiap 28 hari sekali. Namun seiring dengan bertambahnya usia, proses regenerasi akan menjadi lebih lambat. Oleh karena itu jika tidak dilakukan perawatan khusus, maka kulit akan nampak kering, kusam, berjerawat, serta masalah kulit lainnya.

"Kalau waktu masih bayi, kulitnya bagus banget. Setiap 14 hari rutin diganti sel kulit baru. Mulai remaja mulai melambat, makanya muncul jerawat. Di usia 30 tahunan menjadi 40 hari, selanjutnya makin lambat lagi,” kata Melyawati Hermawan, Rabu (23/5/2018).

Dia memaparkan ada beberapa kondisi yang dapat semakin memperlambat pengankatan sel kulit mati seperti polusi, asap rokok, termasuk juga stres dan sumber radikal bebas lainnya.

Lalu kapan harus melakukan eksfoliasi?. Menurutnya, sebenarnya tak ada waktu khusus yang terbaik untuk melakukan eksfoliasi. Namun, saat ini sudah banyak produk eksfoliasi bermunculan sehingga bisa kita gunakan sendiri di rumah.

Melyawati merekomedasikan untuk melakukan eksfoliasi pada malam hari. Pasalnya, untuk pagi dan siang hari wajah akan lebih baik menggunakan tabir surya. "Malam saat kita istirahat, bisa penetrasi semua zat-zatnya, jadi akan lebih bagus kerjanya saat malam," tuturnya.

Dari sisi intensitas pemakaian, lanjutnya, tergantung pada kondisi kulit dan konsentrasi eksfoliatornya. Untuk produk eksfoliator yang bisa digunakan di rumah, dia menilai memilikitotal kandungan asam tak lebih dari 10% sesuai dengan yang telah ditetapkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Oleh karena itu, untuk pemakaian dua hingga tiga kali seminggu masih dinilai aman. “Dengan konsentrasi yang dipakai di klinik pun kita bisa berikan satu-dua minggu sekali. Tergantung kondisi kulit," tuturnya.

Bagi mereka yang memiliki kulit kering mungkin perlu lebih berhati-hati dalam melakukan eksfoliasi. Termasuk jika melakukan eksfoliasi dengan produk yang bisa digunakan di rumah. Kandungan alkohol di dalamnya bisa membuat wajah menjadi lebih kering dan membuat tak nyaman.

Sementara dari segi usia, dia mengatakan eksfoliasi sebenarnya sudah direkomendasikan sejaka dari usia remaja, dimana masalah kulit mulai bermunculan, kembali lagi tergantung dari kebutuhan kulit.

Tag : kulit
Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top