Riset Visa : Orang Indonesia Lebih Pede Bisa Hidup 24 Jam Tanpa Uang Tunai

Intuit Research ditugaskan oleh Visa melakukan studi Consumer Payment Attitudes untuk memahami perilaku konsumen digital di Asia Tenggara dengan hasil yang cukup mengejutkan.
Yoseph Pencawan | 25 Mei 2018 21:35 WIB
Visa Paywave - usa.visa.com
Bisnis.com, JAKARTA - Visa melakukan studi Consumer Payment Attitudes untuk memahami perilaku konsumen digital di Asia Tenggara dengan hasil yang cukup mengejutkan.
 
Survei terbaru ini disebar ke 7 negara di Asia Tenggara, yakni Indonesia, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand dan Vietnam yang melibatkan 4.000 responden.
 
Adapun demografi responden di Indonesia dari studi yang dilakukan pada Juli 2017 ini terdiri dari pria dan wanita berusia 18 tahun ke atas dengan penghasilan pribadi bulanan Rp3 juta ke atas.
 
Dari studi ini, Visa merilis bahwa 8 dari 10 (76%) masyarakat Indonesia menyatakan mereka merasa semakin percaya diri dapat hidup tanpa uang tunai selama 24 jam.
 
"Ini menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia siap menjadi bagian dari bangsa digital di masa depan," ujar Riko Abdurrahman, President Director of PT Visa Worldwide Indonesia, baru-baru ini.
 
Menurut dia, perkembangan teknologi dan inovasi telah mendorong konsumen Indonesia untuk lebih menggunakan pembayaran elektronik dalam kehidupan sehari-hari dibandingkan dengan bertransaksi secara tunai.
 
Hal itu dibuktikan juga data bahwa 8 dari 10 responden Indonesia menyatakan mereka berbelanja secara online setidaknya sebulan sekali. Hal itu setelah mereka mencari solusi-solusi pembayaran yang inovatif untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
 
Dengan hasil studi ini, Riko juga menilai masyarakat Indonesia semakin dekat dengan teknologi digital dan menginginkan belanja dalam seketika serta merasa aman di manapun dan kapanpun.
 
Lebih jauh terungkap studi ini juga menemukan bahwa hampir separuh dari responden menginginkan Indonesia menjadi negara tanpa tunai.
 
Yang lebih menarik, ternyata 85% responden Indonesia telah melakukan pembayaran digital menggunakan smartphone untuk berbagai kebutuhan. Seperti berbelanja, memesan taksi dan membayar makanan di restoran.
 
Selain itu, sebanyak 75% responden Indonesia menggunakan ponsel mereka untuk mengakses layanan perbankan setidaknya sekali dalam seminggu berbanding dengan 69% responden yang lebih memilih untuk langsung datang ke kantor bank.
 
 
 
Tag : visa, Transaksi Nontunai
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top