Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kenali GHD, Penyebab Gangguan Tumbuh Kembang Anak

Belum banyak masyarakat, terutama para orang tua yang mengenal istilah Growth Hormone Deficiency (GHD) atau kekurangan hormon pertumbuhan.
Eva Rianti
Eva Rianti - Bisnis.com 01 Agustus 2018  |  09:41 WIB
Kenali GHD, Penyebab Gangguan Tumbuh Kembang Anak
Ahli endokrinologi anak Aman Bhakti Pulungan - Eva Rianti
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Belum banyak masyarakat, terutama para orang tua yang mengenal istilah Growth Hormone Deficiency (GHD) atau kekurangan hormon pertumbuhan.

Padahal ini merupakan salah satu penyebab gangguan tumbuh kembang anak.

Ahli endokrinologi anak Aman Bhakti Pulungan menuturkan bahwa GHD muncul ketika tubuh anak tidak mampu menghasilkan hormon pertumbuhan yang cukup untuk proses pertambahan ukuran tubuh sesuai dengan usianya.

“Hormon pertumbuhan inilah yang membantu anak-anak agar tumbuh tinggi,” ujarnya dalam Media Briefing Hari Anak Nasional (HAN) 2018 di Jakarta baru-baru ini.

Hormon ini, lanjut Aman, diproduksi oleh kelenjer pituitari, yakni kelenjer kecil di dalam otak yang mengalir di dalam darah ke seluruh tubuh untuk membantu manusia menjalankan fungsinya secara kompleks, terkhusus untuk proses pertumbuhan.

Anak-anak dengan GHD secara umum mengalami keterlambatan pertumbuhan hingga 2 inci atau 5,08 sentimeter (cm) per tahun dan terlihat lebih gemuk untuk usianya.

Selain itu, perkembangan tulang yang lemah di tengah wajah juga merupakan pertanda hormon pertumbuhan yang tidak mencukupi.

Oleh sebab itu, menurut Aman, perlu dilakukan deteksi dini pada waktu kehamilan menjadi sangat perlu dilakukan oleh para orang tua terhadap anak mereka masing-masing, yakni dengan diterapi.

“Ini merupakan implementasi dari 1000 hari pertama kehidupan (HPK),” tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kesehatan anak
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top