Fase Penting di Kehidupan Stan Lee, Pencipta Tokoh Superhero Marvel

Penulis dan komikus Marvel, Stan Lee, sejak kecil suka membaca karya-karya Shakespeare. Stan Lee yang terlahir dengan nama asli Stanley Martin Lieber pada 28 Desember 1922 di Manhattan, AS, adalah anak sulung dari dua bersaudara.
Gloria Fransisca Katharina Lawi | 13 November 2018 10:48 WIB
Stan Lee (kedua dari kiri) bersama bintang Avengers - Blastr

Bisnis.com, JAKARTA - Penulis dan komikus Marvel, Stan Lee, sejak kecil suka membaca karya-karya Shakespeare. Stan Lee yang terlahir dengan nama asli Stanley Martin Lieber pada 28 Desember 1922 di Manhattan, AS, adalah anak sulung dari dua bersaudara.

Ayah dari Stan Lee, Jack Liebe adalah seorang penjahit, sementara ibunya bernama Celia (Solomon) Lieber. Keduanya adalah imigran asal Rumania yang pindah ke Bronx.

Dikutip dari www.ntyimes.com, Stan Lee mulai membaca karya-karya Shakespeare sejak berumur 10 tahun. Dia juga banyak membaca majalah dan novel karya Arthur Conan Doyle, Edgar Rice Burroughs dan Mark Twain, dan film pahlawan karya Errol Flynn.

Stan Lee lulus sekolah formal pada usia 17 tahun dari DeWitt Clinton High School di Bronx. Dia pun terinspirasi menjadi seorang penulis dan sastrawan. Stan Lee memang telah menargetkan pencapaian untuk menjadi seorang penulis yang unik dan berbeda.

Setelah melalui sejumlah perjalanan yang ‘salah’ dalam pekerjaan, dia pun bekerja di Timely Publications, sebuah perusahaan milik Martin Goodman, yang membawa Stan Lee memasuki dunia majalah dan produksi komik. Dia dibayar US$8 setiap minggunya. Sehari-hari, Stan Lee menulis dan mengedit banyak cerita.

Umumnya, adalah cerita-cerita pahlawan atau superhero. Di Timely, Stan Lee bekerja dengan seorang pelukis Jack Kirby. Jack Kirby bersama Joe Simon menciptakan gambar karakter Captain America. Inilah yang memerankan fase penting pada karir Stan Lee.

Ketika Joe Simon dan Jack Kirby menjadi bintang, keduanya keluar dari perusahaan, dan Stan Lee ditunjuk sebagai CEO atau pimpinan proyek. Stan Lee selalu merasa dirinya adalah penulis yang sangat cepat.

"Hampir untuk segala sesuatu, saya menulis dan dapat diselesaikan dengan duduk saja. Saya seorang penulis yang sangat cepat. Mungkin bukan yang terbaik, tetapi saya tercepat," katanya.

Tag : komik, marvel
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top