Ini Pilihan Gaya Fesyen untuk Rayakan Tahun Baru

Berikut adalah empat look fesyen tahun baru dari Fashion Legacy dengan tema 'Celebration' yang mungkin bisa Anda kenakan untuk jalan-jalan pada malam tahun baru;
Nur Faizah Al Bahriyatul Baqiroh | 27 November 2018 19:15 WIB
Psikolog Ratih Ibrahim saat tampil sebagai Muse untuk 'Dhara' dalam acara trunk show 'Celebration' di Fashion Legacy, Lippo Kemang Village, Jakarta Selatan, Selasa (27/11/2018). - Bisnis/Nur Faizah Al Bahriyatul Baqiroh

Bisnis.com, JAKARTA - Tidak terasa tinggal menghitung hari kita akan memasuki bulan Desember. Artinya, sekitar 33 hari lagi kita akan menyambut hadirnya tahun baru 2019.

Biasanya pada malam tahun baru kita akan bersama keluarga, teman dekat, atau orang tersayang untuk menyambut jam pergantian tahun.

Untuk pergi pada malam tahun baru, Anda mungkin butuh inspirasi gaya fesyen yang cocok untuk Anda kenakan.

Berikut adalah empat look fesyen tahun baru dari Fashion Legacy dengan tema Celebration yang mungkin bisa Anda kenakan untuk jalan-jalan pada malam tahun baru;

Dhara

Menampilkan 12 look terbaru bertajuk Batik Rhapsody.
Detailnya mengacu pada estetika garis rancangan, detil, cutting dengan desain simpel, elegan dan sporty.

Koleksi tampak berpotongan lurus, ada model pakaian bertumpuk namun terlihat ringan. Pemilihan warna yang ditampilkan adalah coklat keemasan dan abu-abu dengan hint perak yang diklaim sang Desainer, Dhara sebagai simbol dari selebrasi.

"Saya menggunakan bahan Batik Cirebon, Tenun Garut yang dikombinasikan dengan brokat dan satin," tutur Dhara.

Pada saat trunk show, Dhara mendapuk teman-temannya alumni SMA-nya, salah satunya Psikolog kenamaan Ratih Ibrahim.

More to See

Jessica Febriani sebagai desainer dari More to See membawa tema 'Colorful Runway'.

Secara konsisten Jessica menggunakan wastra nusantara batik yang dia desain dengan apik menjadi berbagai koleksi dress, atasan, bawahan, outer yang berkesan chic untuk dikenakan para perempuan pada berbagai kesempatan.

"Pada koleksi saya kali ini, saya mengedepankan motif-motif lawas sebagai bentuk presentasi dari alkulturasi ide, filosofi, kebudayaan, inovasi dan kreativitas modern," kata Jessica.

Kekean Wastra Gallery

Mengedepankan ciri khas teknik pewarnaan alam dengan sentuhan warna biru indigo, kayu kuning dan tidak, Kekean menampilkan 20 look yang didominasi oleh busana kasual.

Model looknyanya terdiri atas outer, dan atasan yang tidak hanya bisa dikenakan untuk sehari-hari namun juga bisa dikenakan untuk acara formal.

"Koleksi ini terinspirasi dari motif-motif bunga kastuba dan koi yang saya kembangkan, di-apply menjadi batik dengan pewarnaan alam, dan saya bentuk jadi busana kasual yang bisa digunakan untuk mereka yang berjiwa muda dan kekinian," ujar Aam desainer Kekean.

MeLookmel

Mengusung tema 'Ragam Keindahan Tenun Tangan Nusantara' MeLookmel menampilkan 15 look yang menggunakan bahan tenun tangan asli dari Baduy, Pekalongan, Kudus, Solo, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur dan Sulawesi Tenggara.

Tenun khas berbagai daerah Indonesia itu diolah Melani Wibowo sang desainer menjadi busana ready to wear dengan desain modern ethnic.

Ekonom Aviliani saat tampil membawakan Look MeLookmel pada acara trunk show 'Celebration' di Fashion Legacy, Lippo Kemang Village, Jakarta Selatan, Selasa (27/11/2018)./Bisnis-Nur Faizah Al Bahriyatul Baqiroh

"Walaupun semua busana menggunakan bahan tenun, saya juga mempercantik tampilan dengan sentuhan betawi seperti kalung, buckle dan lainnya," kata Melanie.

Melani sendiri mengajak Ketua Bidang Pengkajian dan Pengembangan Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas), Aviliani sebagai salah satu Muse yang membawakan karya pakaiannya.

Tag : fashion, Natal dan Tahun Baru
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top