Sus Salamun Presenter Televisi Pertama Indonesia Raih Penghargaan Khusus Panasonic Gobel

Sus Salamun dikenal sebagai perempuan yang menjadi presenter televisi pertama di Indonesia. Ia bertugas  di TVRI dan menjadi presenter pada Asian Games 1962.
Putri Salsabila
Putri Salsabila - Bisnis.com 08 Desember 2018  |  02:17 WIB
Sus Salamun Presenter Televisi Pertama Indonesia Raih Penghargaan Khusus Panasonic Gobel
Sus Salamun, Presenter Televisi Pertama Indonesia pada 1962 - Bisnis/Putri Salsabila

Bisnis.com, JAKARTA  - Sus Salamun dikenal sebagai perempuan yang menjadi presenter televisi pertama di Indonesia. Ia bertugas  di TVRI dan menjadi presenter pada Asian Games 1962.

Di usianya yang Ke- 87, Sus Salamun mendapat penghargaan khusus Panasonic Global Awards 2018.

Penghargaan diberikan langsung oleh Rachmat Gobel selaku pemilik perusahaan Panasonic Gobel Group.

Saat ini profesi penyiar televisi menjadi salah satu idaman kalangan anak muda di Indonesia, berbeda dengan era Sus Salamun.

Karier Sus Salamun bermula pada peristiwa tanggal 23 Oktober 1961, Saat itu, Bung Karno yang sedang berada di Wina mengirimkan pesan kepada Erwaladi untuk mendirikan stasiun Televisi sebagai sarana persiapan Asian games ke empat. Kemudian, lahirlah TVRI.

Bung Karno meminta tolong kepada seorang pengusaha radio yaitu Tayib Muhammad Gobel untuk segera memproduksi 10.000 pesawat televisi yang akan didistribusikan kepada masyarakat Indonesia untuk Asian Games.

Dalam persiapan tersebut, Bung Karno yang saat itu melakukan lawatan ke Solo kemudian bertemu dengan seorang Penyiar RRI Solo, Penyiar berparas cantik dan bersuara bagus itu tak lain dari Sus Salamun. 

Demikian disampaikan Helmi Yahya yang menjadi pembawa acara pembukaan dan pembacaan Award Khusus ini.

"Bung Karno berkata kepada Bu Sus kelak kamu akan menjadi wong Jakarta, dan terbukti pada 24 Agustus 1962, saat itulah pembukaan Asian Games Ke-4 berlangsung di Jakarta, Beliau adalah presenter pertama di Indonesia," ucap Helmi Yahya saat membacakan riwayat Sus Salamun.

Saat menerima penghargaan khusus, Sus Salamun dengan tutur katanya yang masih sangat jelas dan ingatannya yang masih tajam, mengingat kembali suasana dan bentuk studio XXI Ballroom pada 1960-an. 

"Saya tidak mengira kalau malam ini sampai di sini. Begitu indahnya gedung ini dibandignksn pada tahun 1962 yang semuanya masih serba tanah dan kabel di mana-mana, mencari dekorasi di luar studio, sekarang bagus semua, Indah semua," ucapnya.

Saat menerima penghargaan ini, Sus Salamun pun bernostalgia bagaimana dunia seni dan kehidupan televisi dan belantika entertainment di Indonesia saat ia masih bertugas sebagai presenter.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
panasonic gobel, rachmat gobel

Editor : Saeno
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top