Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Disebut Kena HIV, Aura Kasih Semprot Netizen

Artis seksi, Aura Kasih, dituding terkena HIV/AIDS oleh salah seorang waranet. Tak pelak hal itu memicu perempuan yang tengah hamil tersebut merasa geram.
Ginanjar Saputra
Ginanjar Saputra - Bisnis.com 27 Januari 2019  |  10:09 WIB
Aura Kasih. (Instagram/aurakasih)
Aura Kasih. (Instagram/aurakasih)

Bisnis.com, SOLO — Artis seksi yang kini tengah hamil, Aura Kasih, dituding telah terkena HIV/AIDS oleh salah seorang warganet. Tak pelak hal itu memicu perempuan 31 tahun tersebut merasa geram.

Tudingan itu bermula kala akun Instagram @bukan_lambe_turah mengabarkan Aura Kasih kerap mengalami flu di masa kehamilannya. "Aura Kasih mengalami flu terus menerus selama masa kehamilannya. Apakah ada yang merasakan hal yang sama?" tulis pengelola akun Instagram tersebut.

Tak berapa lama kemudian, seorang pengguna akun Instagram @emma.noordin, tanpa dasar yang jelas, menduga Aura Kasih telah terkena HIV/AIDS. "Jangan-jangan terkena HIV/AIDS @aurakasih penyakit laknat dari Allah SWT hidupnya selalu berbuat maksiat demi duniawi," tulisnya.

Mengetahui komentar tersebut, Aura Kasih langsung menyemprot pengguna akun Instagram @emma.noordin melalui direct message. "Terima kasih ngata2in saya pas saya lagi hamil. Semoga Allah selalu melindungi kamu dan ibu kamu," tulis Aura yang kemudian ia pertontonkan kepada publik melalui layanan Instagram Stories.

Aura Kasih kini memang tengah hamil anak pertamanya yang merupakan buah cintanya dengan Eryck Amaral. Aura Kasih menikah dengan Eryck Amaral Desember 2019 lalu.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jokowi
Editor : Fajar Sidik

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top