8 Tanda Anak Anda Seorang Introver

Sebagai orang tua, Anda bisa melihat ciri atau tanda tertentu yang menggambarkan kepribadian Anak. Apakah dia seorang ektrover, introver, atau ambiver.
Tika Anggreni Purba
Tika Anggreni Purba - Bisnis.com 30 Januari 2019  |  10:39 WIB
8 Tanda Anak Anda Seorang Introver
Ilustrasi anak - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA—Sebagai orang tua, Anda bisa melihat ciri atau tanda tertentu yang menggambarkan kepribadian Anak. Apakah dia seorang ektrover, introver, atau ambiver.

Berdasarkan ungkapan Marti Olsen Laney dalam The Hidden Gifts of the Introverted Child, temperamen bisa dilihat sejak kecil, walaupun anak akan bertumbuh dan mungkin saja berubah. Akan tetapi seseorang yang intover atau ekstrover dapat terlihat sejak masih kecil.

Dalam laporan Psychology Today disebutkan ada 8 tanda anak seorang introver:

1. Selalu penasaran, tetapi tidak antusias dalam mengeksplorasi
Orang introver cenderung memiliki pikiran yang tajam yang membuatnya penasaran akan banyak hal. Mereka sering bertanya untuk memuaskan keingintahuannya. Akan tetapi, anak introver juga cenderung lihai mengamati. Dia memilih untuk menonton ketimbang terlibat langsung.

2. Sensitif terhadap lingkungan
Anak introver sering menangis saat dibawa ke tempat yang ramai dan berisik. Anak yang terlalu reaktif terhadap sittuasi yang tidak familiar baginya cenderung tumbuh menjadi anak yang pendiam dan introver.

3. Lahir prematur
Anak yang lahir prematur dengan berat badan yang kurang cenderung tumbuh menjadi introver. Hal ini berdasar pada studi yang dipublikasikan di Archives of Disease in Childhood-Fetal & Neonatal Edition.

4. Sangat tenang bertemu orang baru
Anak yang menolak untuk berinteraksi dengan orang yang baru dikenalnya merupakan ciri anak introver. Dia ingin beraktivitas dengan sangat privat dan membutuhkan waktu untuk bergaul dengan orang lain. Tetapi, pada orang-orang yang dia sudah nyaman, dia tidak akan ragu untuk bertingkah konyol dan sangat ceria.

5. Mudah bermain sendiri
Anak yang introver memiliki imajinasi yang kuat dan kaya akan dunianya sendiri. Hal ini membuatnya tidak merasa canggung untuk bermain sendirian. Dia bisa menghabiskan waktu yang lama hanya bermain bersama mainannya.

6. Lelah setelah bermain
Anak introver cenderung mudah terkuras energinya setelah bermain dengan teman-temannya. Dia menjadi lelah, manja, bahkan lesu setelah bermain sekalipun saat bermain dia kelihatan sangat senang.

7. Pikiran yang mendalam
Semua anak-anak suka bertanya, tetapi anak introver biasanya memiliki pertanyaan-pertanyaan yang bisa jadi mengejutkan Anda. Karena dia memiliki pikiran yang tajam dan mendalam, anak ini cenderung bertanya lebih dari usianya.

8. Sulit mengekspresikan diri
Anak introver cenderung bergantung pada memori jangka panjang ketimbang memori jangka pendek. Ketika dia berbicara, dia sering mengambil jeda sejenak, untuk mencari kalimat yang pas. Mereka bahkan sering frustasi karena kesulitan mengekspresikan diri. Anak introver sering tenggelam dalam kegiatan membaca, bercerita, dan seni.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
anak, parenting

Editor : Mia Chitra Dinisari
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top