Kanker darah memengaruhi produksi dan fungsi sel darah penderita/REUTERS-Athit Perawongmetha
Health

Bu Ani Yudhoyono Sakit Kanker Darah, Ini Tiga Tipe Blood Cancer Menurut American Society of Hematology

Saeno
Rabu, 13 Februari 2019 - 13:15
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden RI Ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono melalui rekaman yang beredar, Rabu (13/2/2019) menyebutkan bahwa Ani Yudhoyono atau dikenal dengan sebut Bu Ani terkena blood cancer atau kanker darah.

"Saat ini saya berada di Singapura mendampingi Ibu Ani dalam pengobatan dan perawatann kesehatan di negeri ini. Sejak tanggal 2 Februari 2019 yang lalu, Ibu Ani menjalani medical treatment di Singapura atas rekomendasi tim dokter kepresidenan Indonesia," ujar Ketua Umum Partai Demokrat yang populer dengan sapaan SBY tersebut.

Kini, Bu Ani sedang menjalani pengobatan dan perawatan intensif di National Universtiy Hospital Singapura.

Lantas, bagaimana efek kanker darah atau blood cancer pada penderita?

Laman American Society of Hematology menyebutkan bahwa kanker darah memengaruhi produksi dan fungsi sel darah penderita.

Disebutkan laman ini bahwa sebagian besar kanker ini bermula di sumsum tulang tempat darah diproduksi.  "Sel induk di sumsum tulang matang dan berkembang menjadi tiga jenis sel darah: sel darah merah, sel darah putih, atau trombosit."

Nah, pada sebagian besar kanker darah, proses pengembangan sel darah normal terganggu oleh pertumbuhan yang tidak terkontrol dari jenis sel darah abnormal.

"Sel-sel darah yang abnormal ini, atau sel-sel kanker, mencegah darah [penderita kanker darah] melakukan banyak fungsinya, seperti melawan infeksi atau mencegah pendarahan yang serius," lanjut laman milik American Society of Hemetology ini.

Laman ini juga menyebutkan ada tiga jenis utama kanker darah, yaitu:

  • Leukemia, sejenis kanker yang ditemukan dalam darah dan sumsum tulang, disebabkan oleh produksi sel-sel darah putih abnormal yang cepat. Tingginya jumlah sel darah putih yang abnormal tidak mampu melawan infeksi, dan mereka merusak kemampuan sumsum tulang untuk menghasilkan sel darah merah dan trombosit.
  • Limfoma adalah jenis kanker darah yang mempengaruhi sistem limfatik, yang menghilangkan kelebihan cairan dari tubuh penderita dan menghasilkan sel-sel kekebalan. Limfosit adalah jenis sel darah putih yang melawan infeksi. Limfosit abnormal menjadi sel limfoma, yang berkembang biak dan mengumpul di kelenjar getah bening penderita dan jaringan lainnya. Seiring waktu, sel-sel kanker ini merusak sistem kekebalan tubuh.
  • Myeloma adalah kanker sel-sel plasma. Sel plasma adalah sel darah putih yang menghasilkan antibodi penangkal penyakit dan infeksi dalam tubuh. Sel-sel myeloma mencegah produksi antibodi yang normal, membuat sistem kekebalan tubuh penderita melemah dan rentan terhadap infeksi.
Penulis : Saeno
Editor : Saeno
Sumber : hematology.org/bisnis.com
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro