Ini Teknologi Terkini dari Jepang untuk Produksi Keju Olahan Emina Cheese

Produsen keju olahan, PT Emina Cheese Indonesia menerapkan teknologi terkini dan kualitas control yang sangat ketat dalam setiap proses produksinya guna menghasilkan produk keju olahan terbaik.
Dewi Andriani | 20 Februari 2019 01:21 WIB
Keju - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Produsen keju olahan, PT Emina Cheese Indonesia menerapkan teknologi terkini dan kualitas control yang sangat ketat dalam setiap proses produksinya guna menghasilkan produk keju olahan terbaik.

Perusahaan yang merupakan gabungan antara Mitsubishi Corporation dan Rokko Butter Co., Ltd., ini memproduksi produknya secara lokal dengan menggunakan bahan – bahan dari lokal dan impor, serta bantuan para tenaga ahli dari Jepang dan Indonesia.

“Kami menawarkan produk-produk berkualitas dan lezat yang diproduksi menggunakan teknologi canggih dan terkini serta telah memenuhi standar kualitas yang tinggi,” ujar Hiroyuki Okada, Presiden Direktur PT Emina Cheese Indonesia, Senin (19/2/2019).

Berlokasi di area MM2100, Cibitung, Bekasi, fasilitas produksi EMINA Cheese mampu memproduksi lebih dari 2.000 ton keju olahan setiap tahun, didukung teknologi panas yang didaur ulang sehingga menghemat energi dan membuat proses produksi lebih efisien hingga 20% serta ramah lingkungan.

Fasilitas produksi juga dilengkapi dengan detektor sinar-X dan kombinasi antara tekanan positif dan filter High Efficiency Particulate Air (HEPA) untuk menjaga udara tetap bersih.

Dalam proses produksinya, Emina Cheese menggunakan teknologi pemurnian air Reverse Osmosis (RO) yang menggunakan membrane semi permeable yang sangat halus agar dapat menyerap air dan memisahkannya dari ion, molekul, dan partikel berukuran besar untuk menjaga kualitas produk agar tetap pada level terbaik.

Emna Cheese juga menerapkan standar tinggi food safety dan menantikan sertifikasi 22.000 FSSC (Food Safety System Certification) tahun ini sebagai bentuk tanggung jawab dan manajemen perusahaan untuk keamanan pangan yang lebih baik lagi. Aspek keamanan pangan yang sangat kami perhatikan, tercantum dalam penerapan HACCP (Analisis Bahaya dan Titik Kontrol Kritis) untuk menghilangkan bahaya biologis, kimia, dan fisik dari produk yang dihasilkan.

“Kami juga sangat ketat mengawasi keseluruhan proses produksi, mulai dari formulasi produk, bahan yang masuk, sistem penyimpanan, proses pengolahan hingga menjadi produk yang siap dipasarkan. Selain itu, kami memastikan bahwa seluruh produk Emina telah disertifikasi halal oleh MUI.

Tag : kuliner
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top