Pesan Damai Mel Ahyar di Koleksi Busana Lebaran 2019

Semakin melengkapi tampilan di hari raya Idulfitri, perancang busana Mel Ahyar memberikan alternatif pilihan busana unik lewat abel Happa.
Asteria Desi Kartika Sari
Asteria Desi Kartika Sari - Bisnis.com 29 Mei 2019  |  10:31 WIB
Pesan Damai Mel Ahyar di Koleksi Busana Lebaran 2019
Koleksi fashion Mel Ahyar - Asteria Desi Kartika Sari

Bisnis.com, JAKARTA— Semakin melengkapi tampilan di hari raya Idulfitri, perancang busana Mel Ahyar memberikan alternatif pilihan busana unik lewat abel Happa.

Lewat koleksi teranyarnya tersebut, Mel ingin memberikan pesan damai untuk masyarakat. Koleksi tersebut tentang festival tahunan yang berada di kota Davao Filipina. Mel Ahyar mengatakan Davao merupakan sebuah kota dengan penduduk asli dengan latar belakang yang berbeda dan agama, namun mereka dapat hidup dengan harmonis.

Dia mengatakan lewat koleksi tersebut dia ingin bercerita tentang sebuah festival tahunan untuk merayakan kehidupan, kesehatan. Festival tersebut biasanya disebut festival Kadayawan. Asal muasal festival tersebut adalah ritual turun menurun untuk berkumpul dan berdoa untuk hasil panen yang berlimpah. Festival tersebut menjadi salah satu perayaan terbesar di Filipina.

Biasanya festival tersebut ditampilkan dengan berbagai pertunjukan di jalanan dengan kostum berwrna-warni, makanan, dan tarian. Penduduk lokal selalu mempertunjukan kerian, nyayian, tarian, dan persembahan untuk para pelindung ilahi. Koleksi kali ini merangkai kemeriahan dari perayaan festival.

“Motif-motif print dan ornament yang dihadirkan terinpirasi dari kain-kain tradisional dari suku-suku di Filipina, yang banyak bentuk abstrak dan motif geometrik,” kata Mel Ahyar ditemui di Plaza Indonesia, Selasa (28/5/2019).

Dia mengatakan kombinasi corak yang kaya menjadi simbol dari kebesaran festival Kadayawan. Corak tersebut dihadirkan dengan warna-warna cerah seperti nuansa ungu, kuning, pirus, biru laut dan abu-abu. Sementara dari siluet buasana mengimitasi dari pakaian tradisional dari suku-suku asli yang dikombinasi dengan sentuhan busana muslim seperti abaya, jubbah, dan kaftan. Sehingga busana tampak longgar dan nyaman digunakan untuk silaturahmi di hari raya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
fashion

Editor : Mia Chitra Dinisari
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top