Rumah di Bekasi Timur Digusur, Menteri PUPR Bakal Pindah ke Kemang Pratama

Lebaran kali ini akan menjadi Lebaran terakhir Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basoeki Hadimoeljono di rumah  pribadinya di Bekasi Timur.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 05 Juni 2019  |  16:02 WIB
Rumah di Bekasi Timur Digusur, Menteri PUPR Bakal Pindah ke Kemang Pratama
Menteri PUPR Basoeki Hadimoeljono saat bersilaturahmi ke rumah dinas Menko Perekonomian, Darmin Nasution Rabu (5/6/2019). - Bisnis/Anitana Widya

Bisnis.com, JAKARTA -- Lebaran kali ini akan menjadi Lebaran terakhir Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basoeki Hadimoeljono di rumah  pribadinya di Bekasi Timur.

Dia tengah bersiap-siap  membangun rumah baru di Kemang Pratama, setelah rumahnya di Bekasi Timur digusur untuk pembangunan jalan tol. 

Basoeki menuturkan lahan di Kemang Pratama telah dibeli sejak 1998 saat krisis ekonomi terjadi. Banyak masyarakat yang kemudian menjual lahannya dengan harga miring. Hal itu membuka kesempatan baginya untuk membeli lahan dengan harga yang lebih murah.

"[Saya] Baru mau bikin rumah di Kemang Pratama. Belum ready," jelasnya Rabu (5/6/2019).

Pembangunan jalan tol Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu)  bakal menggusur rumah pribadi Menteri PUPR di Rawa Semut, Kompleks Pengairan-PU, Bekasi Timur.

Basoeki telah menempati rumah tersebut sejak 1994.

Dia tinggal di rumah pribadinya sampai Oktober 2014, dan selanjutnya pindah ke kompleks Widya Chandra setelah dilantik sebagai Menteri PUPR oleh Presiden Joko Widodo.

Basoeki memang sudah lama mengetahui bahwa rumah pribadinya terdampak proyek tol Becakayu seksi IIB, yang dimulai dari Jalan Veteran di Kota Bekasi ke Bekasi Timur yang berujung di Tambun.

Namun, menurutnya, trase pembangunan tidak perlu digeser karena jalur tersebut yang paling efesien. Jika tidak begitu, justru terlalu banyak rumah yang akan dibebaskan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jalan tol, Kementerian PUPR, basuki hadimuljono

Editor : Maria Yuliana Benyamin
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top