Kejar Penjualan US$2 Miliar, Versace Bakal Buka Butik Baru

Capri Holdings Ltd. menargetkan jumlah butik Versace dapat meningkat dari 188 unit menjadi 300 unit pada 2022.
Ana Noviani | 06 Juni 2019 10:59 WIB
bloomberg.com

Bisnis.com, JAKARTA - Merek fesyen ternama asal Italia, Versace bakal membuka sejumlah toko baru untuk mengejar target penjualan US$2 miliar.

Jonathan Akeroyd, Chief Executive Officer Versace, menuturkan produktivitas di butik Versace harus ditingkatkan.

"Kami harus meningkatkan produktivitas dengan signifikan dan itu akan menjadi pendorong demi mencapai target penjualan US$2 miliar," tuturnya seperti dikutip dari Bloomberg, Kamis (6/6).

Pada akhir tahun lalu, Versace dibeli oleh Capri Holdings Ltd. senilai US$2,2 miliar. Capri juga menaungi merek fesyen Michael Kors dan Jimmy Choo.

Pemodal baru itu berencana membuka belasan butik setiap tahun dan merenovasi gerai yang ada. Tujuannya agar penjualan dapat meningkat dua kali lipat.

Capri menargetkan jumlah butik Versace dapat meningkat dari 188 unit menjadi 300 unit pada 2022. Lokasi pembukaan toko baru akan tersebar di sejumlah wilayah. Saat ini, setengah dari butik Versace berlokasi di Asia, termasuk 40 butik di China.

Pada pekan ini, Versace berencana membuka butik terbesar di China dan bakal membuka butik kedua di Paris dan London.

Selain itu, perusahaan juga berencana mempromosikan produk aksesori dan handbags. Butik Versace yang sebelumnya fokus menjual pakaian akan diatur ulang untuk memajang produk-produk tas, alas kaki, dan aksesori berbahan kulit, seperti dompet dan ikat pinggang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
fesyen

Sumber : www.bloomberg.com

Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top