Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Benarkah Mengunyah Makanan Perlahan Bisa Turunkan Berat Badan?

Selain dengan olahraga dan makan sehat, ada beberapa cara lain yang dapat membantu menurunkan berat badan. Salah satunya adalah dengan mengunyah makanan secara perlahan.
Eva Rianti
Eva Rianti - Bisnis.com 20 Juni 2019  |  13:00 WIB
Ilustrasi mengunyah makanan - istimewa
Ilustrasi mengunyah makanan - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Selain dengan olahraga dan makan sehat, ada beberapa cara lain yang dapat membantu menurunkan berat badan. Salah satunya adalah dengan mengunyah makanan secara perlahan.

Dalam kaitan menurunkan berat badan, mengunyah makanan dapat membantu nutrisi diserap lebih baik dan adanya peningkatan pencernaan.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan di sebuah kota di negara bagian Lowa membuktikan hal tersebut, mengutip informasi dari Medicaldaily. Penelitian ini melibatkan 45 orang dewasa dalam uji klinis acak. Mereka adalah responden dengan berat badan normal, kelebihan berat badan, dan obesitas.  

Para peneliti pertama kali melakukan penilaian jumlah awal mengunyah sebelum menelan. Para responden kemudian diminta untuk mengunyah pizza saat makan siang pada tingkat 100%, 150%, dan 200% di atas garis dasar yang ditetapkan.

Bagi responden yang mengunyah makanan pada tingkat yang lebih tinggi, yaitu 150% dan 200%, makanan yang dikonsumsi turun masing-masing sebesar 9,5% dan 14,8%. Ini membuktikan bahwa mengunyah makanan secara perlahan mengurangi asupan makanan.

Dalam studi lain yang bertujuan menyelidiki efek mengunyah pada keseimbangan hormon dan tingkat energi, ditemukan bahwa 15 kali mengunyah dibandingkan dengan 40 kali mengunyah menyebabkan penurunan tingkat energi dan penurunan kadar ghrelin.

Penelitian ini menjelaskan, setelah mencerna makanan, hormon ghrelin ditekan karena otak menerima sinyal bahwa perut penuh, sehingga mengurangi nafsu makan.

Para peneliti mencatat bahwa proses mengunyah yang lambat memberi otak waktu yang cukup untuk memproses informasi bahwa makanan telah dikonsumsi.

Adapun, penurunan berat badan dipicu oleh mengunyah secara perlahan karena otak menerima sinyal dengan nyaman, sementara bagian tubuh yang berbeda berkoordinasi untuk meredakan rasa lapar.

Penelitian yang dilakukan oleh Sekolah Kesehatan Masyarakat di Universitas Kedokteran Harbin, Cina, tersebut melibatkan 16 pria kurus dan 14 pria gemuk.

Penelitian-penelitian tersebut pada intinya menunjukkan bahwa makan dengan penuh perhatian dan sabar akan membantu proses penurunan berat badan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

makanan
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top