Komunikasi Tepat Bentuk Anak Jadi Pribadi Positif

Perkembangan anak bisa dilihat dari bagaimana bentuk komunikasi antara orangtua dan anak yang terbangun sejak dini.
Reni Lestari
Reni Lestari - Bisnis.com 29 Juni 2019  |  18:18 WIB
Komunikasi Tepat Bentuk Anak Jadi Pribadi Positif
Ilustrasi - Webmd
 
Bisnis.com, JAKARTA - Perkembangan anak bisa dilihat dari bagaimana bentuk komunikasi antara orangtua dan anak yang terbangun sejak dini. Di zaman serba sibuk ini, banyak orangtua millenial yang tidak menyadari pentingnya komunikasi positif.
Komunikasi merupakan hal yang sederhana dan terkesan mudah dilakukan, namun ternyata memiliki manfaat yang besar terhadap perkembangan anak.
 
Membangun komunikasi positif dengan anak sejak dini dapat membantu meningkatkan kepercayaan diri anak, membuat anak merasa lebih berharga, membangun konsep diri anak yang positif, dan dapat membantu anak dalam membangun hubungan sosialnya. 
 
Pernahkah Anda melihat anak kecil yang pemalu di depan orang lain? Hal ini mungkin salah satunya disebabkan karena komunikasi orangtua dengan anak kurang terjalin dengan baik.
Komunikasi yang baik dengan anak tidak hanya melibatkan mereka dalam pembicaraan saja, terlebih orangtua harus mendengarkan anak. 
 
Maka, komunikasi dua arah dapat terjadi antara orangtua dan anak. Kemampuan Anda dalam mendengarkan anak sejatinya sangat penting untuk membangun komunikasi yang efektif.
 
Seperti yang diungkapkan Najeela Shihab, bahwa komunikasi sangat penting untuk dipelajari karena akan memengaruhi cara berinteraksi dengan anggota keluarga. Lalu bagaimana cara berkomunikasi yang efektif? Berikut tipsnya.  
 
1. Dengarkan anak Anda 
 
Dengarkanlah terlebih dahulu apapun yang dikatakan anak Anda Biarkan mereka tahu bahwa Anda tertarik untuk mengetahui dunia mereka. Tanyakan kepada mereka apa yang terjadi di sekolah dan lingkungan mereka. Usahakan jangan beralih ke televisi, koran atau telepon ketika mereka mulai bicara. 
 
2. Berbicara dengan mereka
 
Hindari gadget Anda dan mulailah berbicara dengan anak Anda tentang hal-hal favorit mereka. Tunjukkan rasa penasaran Anda pada apa pun yang mereka ceritakan, hal ini akan melatih anak untuk percaya diri ketika berbicara.
 
3. Berikan mereka waktu untuk merespon
 
Anak-anak mungkin memerlukan beberapa saat untuk memproses dan memahami apa yang Anda katakan. Jadi berikan mereka waktu untuk merespon perkataan Anda.
 
4. Siapkan anak Anda untuk dunia yang lebih maju
 
Orang tua tidak bisa memaksa anak-anak untuk terlepas dari era teknologi yang serba canggih. Yang bisa kita lakukan adalah menyiapkan mereka. Anak-anak tumbuh dewasa menonton dan meniru apa yang dilakukan orang tua mereka, contohnya dengan menghabiskan waktu luang bermain gadget. 
 
Orang tua yang baik akan menyiapkan dan membimbing mereka. Pilihlah gadget yang sesuai untuk anak. Saat ini, tengah ramai diperbincangkan imoo Watch Phone, sebuah gadget yang diciptakan khusus untuk komunikasi dan keamanan anak.
 
5. Berkomunikasilah dengan lebih sederhana dan jelas
 
Jangan membuat anak Anda bingung dengan menunjukkan sikap dan perkataan yang rumit. Mereka  bisa saja salah mengartikan perkataan atau gerak tubuh Anda jika itu terlihat rumit.
 
7. Berikan kata-kata yang memotivasi
 
Buatlah mereka merasa aman dan berikan anak kebebasan penuh untuk berkarya sesuai keinginan mereka. Teruslah memotivasi apapun hal baik yang mereka lakukan.
 
8. Ajaklah anak turut berdiskusi
 
Ciptakan percakapan yang membuat anak berpikir, libatkan anak dalam memilih sesuatu misalnya, ketika memilih warna cat kamar anak. Melatih critical thinking anak bisa dimulai sejak dini dengan hal sederhana, hal ini juga membuat anak merasa bahwa pendapatnya diperlukan.
 
Komunikasi dengan anak sangatlah penting dibangun sedini mungkin untuk tumbuh dan kembang anak menjadi pribadi yang positif.
 
 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
parenting

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top