Bisa Jadi Modal Nikah dan Beli Rumah, Investasi Saham Sudah Jadi Gaya Hidup

investasi pasar modal saat ini sudah lebih dikenal dan dijadikan salah satu pilihan investasi serta gaya hidup oleh masyarakat. Diprediksi, investasi pasar modal akan berkembang cepat di tengah pertumbuhan era digital.
Eva Rianti
Eva Rianti - Bisnis.com 12 Agustus 2019  |  18:54 WIB
Bisa Jadi Modal Nikah dan Beli Rumah, Investasi Saham Sudah Jadi Gaya Hidup
Karyawan berada di depan papan elektronik yang menampilkan harga saham di Jakarta, Senin (22/7/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Pemanfaatan produk investasi untuk mahar pernikahan belakangan telah menjadi kisah nan viral. Hal tersebut bisa dibilang menjadi salah satu bentuk nyata perkembangan dari literasi investasi.

Perusahaan sekuritas pun senang dengan tren positf ini. Bagi mereka, ini menunjukkan bahwa investasi pasar modal saat ini sudah lebih dikenal dan dijadikan salah satu pilihan investasi serta gaya hidup oleh masyarakat.

Head of Retail PT Mandiri Sekuritas Andreas Gunawidjaja mengatakan bahwa investasi sebagai bagian dari gaya hidup sangat positif untuk mendukung kemapanan keuangan di masa depan.

Hadirnya media sosial yang berperan besar dalam memviralkan informasi dan manfaat investasi pasar modal kepada masyarakat diharapkan mampu memperluas kesadaran masyarakat akan pentingnya investasi di pasar modal.

Dia menjelaskan bahwa dari sisi basis nasabah, 51 persen nasabah Mandiri Sekuritas adalah kategori generasi milennial.

“Digitalisasi juga mendorong pertumbuhan jumlah nasabah Mandiri Sekuritas yang bertransaksi secara online dengan rata-rata pertumbuhan 80 persen per tahun,” ujarnya kepada Bisnis, baru-baru ini.

Selain itu, pertumbuhan pengguna internet di Indonesia juga tercermin dari 85 persen nasabah Mandiri Sekuritas yang kini berinvestasi menggunakan layanan Mandiri Online Securities Trading (MOST).

Andreas bercerita, dalam 8 tahun terakhir, Mandiri Sekuritas secara konsisten mengedukasi komunitas dan masyarakat mengenai pentingnya mengelola keuangan dan berinvestasi dengan menyediakan kelas-kelas investasi yang dapat diikuti setiap pekan secara gratis kepada masyarakat.

Edukasi yang konsisten tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman masyarakat tentang pentingnya mengatur aset finansial dan berinvestasi sejak usia produktif untuk mewujudkan berbagai kebutuhan di masa depan. Di antarnya, kebutuhan menikah, membeli rumah, liburan, bahkan naik haji.

Selain itu, dilakukan pula edukasi kepada para nasabah melalui MOST Learning, bagian dari layanan online trading.

Melalui berbagai upaya tersebut, diharapkan nasabah dan masyarakat berinvestasi dengan memahami produk-produk yang mereka tuju termasuk mekanisme, risiko, dan manfaatnya.

Andreas menambahkan bahwa investasi pasar modal memiliki potensi yang besar ke depannya. “Investasi sektor pasar modal akan menjadi sesuatu yang terlihat manfaatnya, dan menjadi gaya hidup yang akan berkembang cepat di tengah pertumbuhan era digital ini,” lanjutnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG, investasi

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top