3 Film Indonesia Bertarung Hari Ini, Simak Faktanya

Tiga film Indonesia yakni Bumi Manusia, Perburuan dan Makmum resmi dirilis di seluruh bioskop Indonesia pada Kamis (15/8/2019). Ketiga film ini memiliki genre berbeda yang sangat diminati penonton dalam negeri.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 15 Agustus 2019  |  13:25 WIB
3 Film Indonesia Bertarung Hari Ini, Simak Faktanya
Para pemain film Bumi Manusia hadir pada saat peluncuran poster. Dari kanan ke kiri Iqbaal Ramadhan, Mawar De Jongh, Frederica (produser Falcon Pictures), Angga (cucu Pramoedya Ananta Toer) dan Hanung Bramantyo di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan pada Rabu (19/6/2019). - Bisnis/Ria Theresia

Bisnis,com, JAKARTA - Tiga film Indonesia yakni Bumi Manusia, Perburuan dan Makmum resmi dirilis di seluruh bioskop Indonesia pada Kamis (15/8/2019). Ketiga film ini memiliki genre berbeda yang sangat diminati penonton dalam negeri.

Bumi Manusia adalah film bergenre sastra yang dibalut dengan romantisme, yang diperankan oleh aktor yang tengah naik daun, Iqbaal Ramadhan. Sedangkan Perburuan bercerita tentang perjuangan melawan kolonialisme Jepang. Dibintangi oleh Adipati Dolken, momen pemutaran film ini terbilang sangat tepat mendekati HUT RI.

Sementara Makmum adalah film horor yang memiliki segmentasi pasar yang besar di Indonesia.

Pantauan Bisnis dirangkum dari berbagai sumber, berikut fakta ketiga film Indonesia tersebut.

1. Bumi Manusia dan Perburuan dirilis oleh rumah produksi yang sama

Film Bumi Manusia dan Perburuan adalah film yang sama-sama diadaptasi dari novel mahakarya Pramoedya Ananta Toer, yang juga diproduksi oleh Falcon Pictures.

Frederica, produser Falcon Pictures berbicara kepada Bisnis, menyebut perilisan dalam waktu bersamaan adalah strategi bisnis menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia dan bulan Pram yang dirayakan pada Agustus tahun ini.

2. Makmum tayang di 4 negara sekaligus

Makmum ternyata tidak hanya menyasar pasar dalam negeri karena selain Indonesia, film produksi MD Pictures yang diadaptasi dari film pendek tersebut akan diputar di Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam.

Film pendek Makmum sendiri sudah ditonton lebih dari 19 juta kali, dan meraih berbagai penghargaan internasional seperti di Sueca Spanyol dan Jogja-Netpac Asian Film Festival.

3. Durasi dan banyak layar bioskop

Film Bumi Manusia menjadi film dengan durasi terpanjang dari tiga film Indonesia yang akan berlaga tahun ini, yakni 181 menit, Perburuan akan berdurasi 98 menit, sedang Makmum akan berdurasi 95 menit.

Pantauan Bisnis, dalam perilisan perdananya hari ini, film Bumi Manusia akan diputar di 220 layar bioskop, sedang Makmum akan diputar di 180 layar bioskop. Perburuan menjadi urutan terakhir dari segi kuantitas karena hanya diputar di 70 layar bioskop.

4. Teknik pemasaran

Falcon Pictures memang terkenal memiliki strategi pemasaran yang terbilang baik untuk menjual film-filmnya. Ketika MD Pictures dengan film Makmum hanya berani menggelar pemutaran screening perdananya di layar bioskop Jakarta, Falcon Pictures secara blak-blakan mengundang petinggi daerah dan pers untuk menyaksikan filmnya di Surabaya dengan perhelatan yang luar biasa mewah.

Tak hanya itu, Falcon Pictures juga rela merogoh kocek untuk membuat museum Bumi Manusia di desa Gamplong Baru, Yogyakarta. Tak lupa, Falcon juga mengundang Sri Sultan Hamengkubuwono X untuk menyaksikan lebih dahulu film Bumi Manusia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Film, bioskop, film indonesia

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top