Drama Tari Gundala Meriahkan Perayaan Kemerdekaan 17 Agustus

Menampilkan 100 anak-anak dan remaja dengan sutradara Denny Malik, jagat sinema bumilangit dan Mahaka mempersembahkan Drama Tari bertajuk “Satu Untuk Indonesia” yang merupakan bagian dari perayaan kemerdekaan 17 Agustus 2019 di Istana Negara.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 20 Agustus 2019  |  06:53 WIB
Drama Tari Gundala Meriahkan Perayaan Kemerdekaan 17 Agustus
Film Gundala - Dok. Bumilangit

Bisnis.com, JAKARTA – Menampilkan 100 anak-anak dan remaja dengan sutradara Denny Malik, jagat sinema bumilangit dan Mahaka mempersembahkan Drama Tari bertajuk “Satu Untuk Indonesia” yang merupakan bagian dari perayaan kemerdekaan 17 Agustus 2019 di Istana Negara.

Pementasan ini mengisahkan bagaimana para Jagoan Indonesia muncul, mengesampingkan perbedaan dan bersatu. Drama Tari disutradarai oleh Denny Malik. Menampilkan 100 anak-anak dan remaja berusia 8 hingga 16 tahun dari kelompok Harmony Wushu Indonesia Bogor, SMP Dian Didaktika Depok, dan Perguruan Pencak Silat Pasundan Nasional.

Dilansir melalui keterangan resmi yang diterima Bisnis, drama Tari berkisah tentang seorang anak bernama Sancaka. Ia ditinggal oleh Ayah dan Ibunya, dan hidup merantau, berjuang sebatang kara. Sancaka kecil menjadi saksi ketidakadilan di tengah masyarakat. Ia pun bertekad untuk membela kaum lemah yang tertindas kelaliman kuasa jahat. Dengan wawasan dari Ki Ageng Selo, Sancaka menjadi Gundala, sang pengendali petir berjuang untuk menyeimbangkan ketidakadilan.

Bersama beberapa jagoan lain, mereka menggunakan kemampuannya untuk membela kaum yang lemah, ditindas oleh orang jahat. Masing-masing dari jagoan tersebut memiliki kekuatan yang unik dan mereka saling bahu-membahu berjuang menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Bertempat di halaman Istana Negara, anak-anak tersebut akan menampilkan koreografi para jagoan yang menumpas kejahatan di bumi. Ada 10 karakter dari Bumilangit yang ditampilkan yaitu Gundala, Godam, Si Buta Dari Gua Hantu, Sri Asih, Mandala, Tira, Virgo, Aquanus, Maza, dan Kalong.

Para karakter ini merupakan bagian dari Jagat Bumilangit. Bumilangit yang berdiri sejak tahun 2003 adalah sebuah perusahaan hiburan berbasis karakter terdepan di Indonesia yang mengelola pustaka karakter terbanyak, sekitar 1000 lebih karakter ciptaan banyak komikus legendaris Indonesia.

Adapun nama-nama legenda tersebut ialah seperti bapak komik Indonesia RA Kosasih, Ganes TH., Hasmi, Jan Mintaraga, Mansyur Daman, Wid NS, Nono GM, Banuarli Ambardi, Mater sampai Iwan Nazif dan Is Yuniarto merupakan original artist yang karyanya dilisensi di Bumilangit.

Sudah dipersiapkan juga Jagat Sinema Bumilangit, jalinan film-film tentang jagoan dan pendekar dari cergam Indonesia. Jagat Sinema Bumilangit dibuka dengan Patriot Pertama yaitu Gundala yang filmnya akan tayang 29 Agustus 2019. Film ini dipersembahkan oleh Bumilangit Studios, Screenplay Films, Legacy Pictures, Ideosource Entertainment.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
film indonesia

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top