Ini Jadwal Soundrenaline 2019 Hari Pertama

Festival musik Soundrenaline 2019 akan dimulai di Garuda Wisnu Kencana (GWK) Bali pada 7-8 September 2019.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 07 September 2019  |  11:10 WIB
Ini Jadwal Soundrenaline 2019 Hari Pertama
Kurator musik Soundrenaline 2019 Widi Puradireja (kedua kanan), vokalis Navicula Gede Robi (kanan), personel The Hydrant Vincent (kiri) dan Adi, memberikan keterangan saat jumpa pers jelang Soundrenaline 2019, di Denpasar, Bali, Kamis (5/9/2019). Soundrenaline 2019 yang diselenggarakan di Garuda Wisnu Kencana, Bali, pada 7-8 September mendatang akan menampilkan sekitar 60 musisi dalam dan luar negeri seperti Suede, Primal Scream, Padi Reborn, Barasuara, Kahitna dan Burgerkill. - ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

Bisnis.com, JAKARTA - Festival musik Soundrenaline 2019 akan dimulai di Garuda Wisnu Kencana (GWK) Bali pada 7-8 September 2019.

Festival yang memasuki tahun ke-17 itu akan dimeriahkan oleh sejumlah musisi Indonesia dan mancanegara di empat panggung.

Deretan penampil yang akan memeriahkan hari pertama Soundrenaline 2019, Sabtu (7/9/2019) antara lain Tashoora, Parau, Pee Wee Gaskins, Gym and Swim, Mellow Fellow, Adhitia Sofyan dan Gugun Blues Shelter, serta Sobs.

Menjelang malam, penonton bisa menyaksikan Maliq & D'Essentials, Elephant Kind, Base Jam, Kelompok Penerbang Roket, dan FSTVLST.

Selain itu, tampil pula Seringai, The Sigit, Fiersa Besari dan Rocket Rockers pada waktu hampir bersamaan dengan musikus dan grup lain tapi di panggung yang berbeda.

Grup asal Inggris Suede, kemudian Jamrud, Tuan Tigabbelas, Feast, lantas diikuti Padi Reborn, Diskoria, Jason Ranti, dan The Upstairs, akan tampil dalam panggung lain pada malam hari.

Soundrenaline 2019 mengusung tema "The Spirit of All Time" dengan menghadirkan musikus lintas generasi dan genre.

Festival diklaim bukan hanya memanjakan telinga, melainkan juga mata lewat karya-karya seni hasil kurasi Ade Darmawan, Saleh Husein, dan Isha Hening.

Salah satunya adalah instalasi seni "Penjaga Jaman" dari seniman Bali Agus Mediana dan I Putu Edi Kharisma, juga monumen "Tapi Jadi Epik" setinggi 10,8 meter karya seniman Yogyakarta Uji "Hahan".

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bali, soundrenaline

Sumber : Antara

Editor : Akhirul Anwar
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top