Ciptakan Anak Cerdas dengan Stimulasi Aspek IQ dan EQ

Setiap anak memilki potensi kecerdasan intelektual (IQ) dan kecerdasan emosional (EQ).
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 09 September 2019  |  09:33 WIB
Ciptakan Anak Cerdas dengan Stimulasi Aspek IQ dan EQ
Ilustrasi - Webmd

Bisnis.com, JAKARTA - Setiap anak memilki potensi kecerdasan intelektual (IQ) dan kecerdasan emosional (EQ).

Untuk tumbuh dan berkembang menjadi anak hebat, dibutuhkan stimulasi yang tepat dan seimbang bagi si Kecil, baik pada aspek IQ yang berhubungan dengan daya pikir maupun EQ yang berhubungan dengan rasa peduli.

Psikolog Anak, Roslina Verauli, M.Psi, Psi. menekankan bahwa dengan empati dan rasa peduli, si Kecil mampu merasakan apa yang dirasakan orang lain, bersimpati, hingga melihat dan berusaha menyelesaikan masalah dari sudut pandang orang lain.

“Dengan mengembangkan rasa peduli, si Kecil mampu memiliki perilaku prososial, yaitu perilaku membantu orang lain tanpa pamrih. Hal inilah yang perlu diasah sejak dini seiring dengan kemampuan daya pikir si Kecil, agar si Kecil mampu menyikapi sebuah permasalahan serta memberikan solusi yang tepat dan penuh empati.” Jelas Verauli.

Terkait cara orang tua mengasah rasa peduli dan daya pikir si Kecil sejak dini, Verauli menambahkan, mengasah rasa peduli dapat dilakukan orang tua sejak dini sesuai dengan tahapan tumbuh kembang anak dengan stimulasi yang bervariasi, dimulai pada usia 1-2 tahun, 3-4 tahun, 5-6 tahun, hingga usia 7 tahun ke atas.

"Pada usia 3-4 tahun, misalnya, ajak anak untuk membantu atau menolong orang lain, atau saat anak berusia 5-6 tahun, libatkan si Kecil dalam ‘emotional talk’ dimana mereka bisa menyampaikan apa yang mereka rasakan dan berikan pujian dan penghargaan untuk setiap hal baik yang mereka lakukan.”  tambahnya.

Deska Hapsari Nugrahaini selaku Brand Head Bebelac mengatakan,  rasa peduli dapat mendukung daya pikir Si Kecil berkembang lebih baik untuk mencari solusi atas masalah yang ada disekitarnya.

"Apabila rasa peduli anak berkembang seiring daya pikirnya, ia akan tumbuh menjadi Anak Hebat yang memiliki rasa peduli, cepat tanggap, dan tanggap bersosialisasi dalam menghadapi lingkungannya.” ujarnya dalam acara Bebeland, sebuah wahana permainan edukatif dan interaktif untuk berbagi inspirasi tentang pentingnya pengembangan rasa peduli seiring daya pikir untuk mendorong si Kecil menjadi Anak Hebat seperti dikutip dari siaran persnya.

BebeLand hadir dengan 15 permainan edukasi dalam 3 area besar, yaitu BebeTown, BebeSea, dan BebeForest. Melalui pengalaman interaktif di Bebeland, diharapkan orang tua dapat berperan lebih aktif dalam mengembangkan aspek kecerdasan emosi dan kecerdasan intelektual anak di usia satu tahun ke atas, usia di mana berbagai aspek kecerdasan si Kecil berkembang dengan sangat pesat. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
anak

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top